kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45806,19   -5,40   -0.67%
  • EMAS1.055.000 -0,94%
  • RD.SAHAM -0.34%
  • RD.CAMPURAN -0.11%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.02%

Pembatasan akibat virus corona dilonggarkan, anak-anak di Vietnam kembali bersekolah


Senin, 11 Mei 2020 / 14:03 WIB
Pembatasan akibat virus corona dilonggarkan, anak-anak di Vietnam kembali bersekolah
ILUSTRASI. Seorang perempuan memakai masker pelindung mengambil foto anjing peliharaannya saat penyebaran penyakit virus korona (COVID-19), di Ho Chi Minh, Vietnam

Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - HANOI. Otoritas taman kanak-kanak dan sekolah dasar di Vietnam mengukur suhu anak-anak di gerbang ketika sekolah kembali dibuka Senin (11/5) pekan ini setelah ditutup berbulan-bulan akibat pandemi virus corona.

Dengan hanya 288 infeksi dan tidak ada kematian, Vietnam melihat tidak ada infeksi komunitas selama hampir sebulan, memungkinkan untuk melanjutkan kegiatan lebih cepat daripada kebanyakan orang lain di wilayah Asia Tenggara.

Baca Juga: Sukses tangani virus corona dengan cepat, Vietnam siap bidik investasi asing

"Para guru memberi tahu kami untuk menggunakan pembersih tangan dan tidak saling menyentuh di sekolah," kata seorang siswa kelas lima, Vu Tuan Phong, di luar sekolah dasar di Hanoi seperti dikutip Reuters, Senin (11/5).

Dia dan teman-teman sekolahnya pulang pada tengah hari, karena sebagian besar sekolah melaksanakan kegiatan pembelajaran yang lebih singkat daripada sebelum pandemi.

"Orang tua, termasuk saya sendiri, percaya bahwa pemerintah, serta sekolah, akan mengambil langkah-langkah optimal sehingga anak-anak aman di sekolah dan orang tua pikirannya tenang untuk bekerja," kata seorang ibu di ibukota, Ngoc Anh, 29.

Pembukaan kembali sekolah adalah langkah terbaru Vietnam setelah pandemi virus corona, meskipun penerbangan komersial internasional dan klub dansa dan bar karaoke tetap dilarang.

Sekolah untuk anak-anak dengan tingkatan yang lebih tinggi dibuka kembali sebagian minggu lalu.

Baca Juga: Sukses tahan corona, IMF prediksi pertumbuhan ekonomi Vietnam capai 7% di tahun 2021

"Sekarang risiko Covid-19 (di Vietnam) rendah, dan itu hal yang baik," kata Perdana Menteri Nguyen Xuan Phuc pekan lalu. 

"Tapi kita harus tetap waspada."


Tag

TERBARU

[X]
×