Pembicaraan stimulus AS kembali mengambang, Pelosi minta Trump melakukan aksi

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 05:30 WIB Sumber: Reuters
Pembicaraan stimulus AS kembali mengambang, Pelosi minta Trump melakukan aksi

ILUSTRASI. Nancy Pelosi. REUTERS/Al Drago


KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Ketua DPR Amerika Serikat Nancy Pelosi mengatakan masih mungkin untuk mendapatkan bantuan Covid-19 lagi sebelum pemilihan presiden 3 November 2020, tetapi hal ini terserah pada Presiden Donald Trump untuk bertindak, termasuk mengajak Senat Republik yang selama ini enggan menyetujui stimulus tambahan.

Namun, Trump dan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin membantah bahwa Pelosi harus berkompromi untuk mendapatkan bantuan. Menurut mereka, perbedaan signifikan tetap ada antara Partai Republik dan Demokrat.

"Sekarang kita sedang berbicara dan kita akan lihat apa yang terjadi tetapi pada saat ini saya akan mengatakan bahwa saya benar-benar berpikir Nancy lebih suka menunggu sampai setelah pemilihan," kata Trump kepada wartawan dalam penampilan Oval Office bersama dengan Mnuchin seperti dikutip Reuters.

"Jika dia ingin berkompromi, akan ada kesepakatan," kata Mnuchin.

Baca Juga: Wall Street mixed menunggu keputusan stimulus fiskal AS

Pelosi, petinggi Demokrat di Kongres, telah bernegosiasi dengan Mnuchin untuk mencoba mencapai kesepakatan yang bisa bernilai sekitar US$ 2 triliun sebelum pemilihan presiden dan kongres. 

Tetapi tidak ada kabar kapan mereka berencana untuk berbicara lagi, dan ketika Pelosi meninggalkan Capitol pada Jumat sore, tidak ada petunjuk bahwa kesepakatan akan segera tercapai.

Senat Partai Republik skeptis terhadap kemungkinan kesepakatan yang menelan biaya triliunan dolar. Pemimpin Mayoritas Senat Mitch McConnell, seorang Republikan teratas di Kongres, tidak ingin membawa anggaran besar ke lantai Senat sebelum pemilihan.

Kongres telah mengalokasikan bantuan senilai US$ 3 triliun, termasuk uang untuk pengangguran dan untuk usaha kecil. Tapi tidak ada uang yang keluar sejak musim semi, dan anggota Kongres dari kedua belah pihak mengatakan lebih banyak bantuan yang dibutuhkan sekarang.

Pelosi, dalam wawancara di MSNBC, mengatakan perbedaan masih bisa diselesaikan.

"Kami bisa melakukan itu sebelum pemilu jika presiden mau," katanya. 

"Dia (Trump) harus berbicara dengan Senat Partai Republik."

Senator Republik Richard Shelby mengatakan kepada wartawan bahwa dia telah berbicara panjang lebar dengan Mnuchin pada hari Kamis, dan telah menanyakan rincian pembicaraannya dengan Pelosi.

"Saya mengatakan kepadanya dengan jujur ​​bahwa kami membutuhkan informasi khusus," kata Shelby, Jumat. 

Seorang asisten Shelby mengatakan tidak ada informasi spesifik yang diberikan.

Baca Juga: Menlu AS akan kunjungi Indonesia pekan depan, ini dua agendanya

Shelby, yang mengetuai komite alokasi Senat, tetap skeptis bahwa kesepakatan bisa dicapai sebelum Senat diperkirakan meninggalkan kota minggu depan untuk berkampanye.

Di Gedung Putih, Mnuchin mengatakan ada banyak kemajuan tetapi "perbedaan signifikan tetap ada," sementara Trump menegaskan kembali bahwa dia tidak mendukung lebih banyak bantuan keuangan federal untuk negara bagian dan kota-kota AS yang dijalankan oleh Demokrat.

"Dia ingin menyelamatkan negara bagian Demokrat yang dikelola dengan buruk - mereka dijalankan dengan buruk baik dalam hal kejahatan maupun ekonomi. Dan kami hanya tidak menginginkannya. Kami ingin terkait Covid," kata Trump.

Selanjutnya: Debat terakhir, Trump dan Biden bertikai soal virus Covid-19

 

Editor: Herlina Kartika Dewi

Terbaru