kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Pemerintah China peringatkan Jack Ma terkait ekspansi Ant Group yang terlalu cepat


Rabu, 04 November 2020 / 00:15 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Noverius Laoli

Langkah-langkah tersebut mencakup persyaratan modal dan lisensi, pembatasan suku bunga pinjaman, dan pembatasan penggunaan sekuritas beragun aset oleh Ant untuk mendanai pinjaman konsumen yang cepat.

Pada hari Senin, regulator perbankan merilis rancangan aturan yang akan memaksa Ant dan operator platform pinjaman online lainnya untuk mendanai bagian yang lebih besar dari pinjaman yang mereka tawarkan bersama dengan bank.

Inovasi yang Baik

Perusahaan yang berbasis di Hangzhou, cabang dari raksasa e-commerce Alibaba Group Holding Ltd. tahun 2010, mendominasi pasar pembayaran China melalui aplikasi Alipay.

Perusahaan juga menjalankan dana pasar uang raksasa Yu'ebao dan dua platform pinjaman konsumen terbesar di negara itu. Bisnis lain termasuk unit penilaian kredit dan pasar asuransi.

Ant telah menghadapi kecaman di media pemerintah China dalam beberapa hari terakhir setelah Ma mengkritik regulator lokal dan global karena menghambat inovasi dan tidak cukup memperhatikan perkembangan dan peluang bagi kaum muda.

Baca Juga: Jack Ma: Penetapan harga IPO Ant Group terbesar dalam sejarah dunia

Pada konferensi Shanghai akhir bulan lalu, dia membandingkan Basel Accords, yang menetapkan persyaratan modal untuk bank, dengan klub untuk orang tua.

“Inovasi yang baik tidak takut regulasi, tapi takut regulasi yang ketinggalan zaman,” kata Ma.

“Kita tidak boleh menggunakan cara mengelola stasiun kereta untuk mengatur bandara, kita juga tidak harus mengatur masa depan dengan metode kemarin.”

Pertemuan Komite Stabilitas dan Pembangunan Keuangan akhir pekan lalu, yang dipimpin oleh Wakil Perdana Menteri Liu He, menekankan perlunya regulasi perusahaan fintech.

Potongan opini di surat kabar resmi - termasuk yang dijalankan oleh bank sentral dan pengawas perbankan - telah menyalahkan Ant karena menyimpang dari bisnis pembayaran intinya dan menyatakan perusahaan teknologi besar itu menyesatkan pengguna untuk meminjam di luar kemampuan mereka.

Baca Juga: IPO Ant Group berambisi lampaui rekor Saudi Aramco




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×