kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.012   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.108   66,24   1,10%
  • KOMPAS100 801   11,17   1,41%
  • LQ45 609   8,67   1,45%
  • ISSI 211   1,35   0,64%
  • IDX30 343   4,64   1,37%
  • IDXHIDIV20 429   6,16   1,46%
  • IDX80 91   1,30   1,44%
  • IDXV30 117   1,58   1,37%
  • IDXQ30 111   1,61   1,48%

Pemerintah Hong Kong: Keselamatan publik saat ini dalam ancaman


Senin, 07 Oktober 2019 / 17:00 WIB
ILUSTRASI. Unjuk rasa pro demokrasi di Hong Kong


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Kemarin (6/10), polisi menangkap puluhan pendemo dalam bentrokan yang pecah Minggu malam, setelah undang-undang darurat yang melarang pengunjuk rasa menggunakan masker wajah berlaku mulai Sabtu (5/10).

Bentrokan pada Minggu malam merupakan yang paling keras dan ganas sepanjang empat bulan aksi protes. Operator kereta MTR menutup sebagian besar stasiun di jaringannya karena vandalisme yang meluas.

Para pemrotes yang mengenakan topeng turun ke jalan, membakar stasiun kereta, menghancurkan bank-bank China, dan bentrok dengan polisi.

Baca Juga: Hari ini, semua layanan kereta di Hong Kong termasuk jalur ke bandara ditangguhkan

Dalam pernyataan Senin (7/10), MTR mengatakan, karena aksi vandalisme yang serius, sebagian besar stasiun untuk sementara ditutup. Itu termasuk stasiun paling sibuk, seperti Admiralty dan Wan Chai.

Kemudian, hari ini seluruh jaringan MTR yang membawa sekitar 5 juta penumpang sehari akan tutup pada pukul 6 sore, empat jam lebih awal dari biasanya. "Untuk melakukan perbaikan," imbuh MTR seperti dilansir Channelnewsasia.com.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×