kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.803.000   30.000   1,08%
  • USD/IDR 17.757   18,00   0,10%
  • IDX 6.206   44,30   0,72%
  • KOMPAS100 820   7,74   0,95%
  • LQ45 631   10,77   1,74%
  • ISSI 218   -0,22   -0,10%
  • IDX30 360   5,73   1,62%
  • IDXHIDIV20 447   9,71   2,22%
  • IDX80 95   0,97   1,04%
  • IDXV30 123   1,72   1,42%
  • IDXQ30 117   2,17   1,90%

Pemerintah Hong Kong: Keselamatan publik saat ini dalam ancaman


Senin, 07 Oktober 2019 / 17:00 WIB
ILUSTRASI. Unjuk rasa pro demokrasi di Hong Kong


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Kemarin (6/10), polisi menangkap puluhan pendemo dalam bentrokan yang pecah Minggu malam, setelah undang-undang darurat yang melarang pengunjuk rasa menggunakan masker wajah berlaku mulai Sabtu (5/10).

Bentrokan pada Minggu malam merupakan yang paling keras dan ganas sepanjang empat bulan aksi protes. Operator kereta MTR menutup sebagian besar stasiun di jaringannya karena vandalisme yang meluas.

Para pemrotes yang mengenakan topeng turun ke jalan, membakar stasiun kereta, menghancurkan bank-bank China, dan bentrok dengan polisi.

Baca Juga: Hari ini, semua layanan kereta di Hong Kong termasuk jalur ke bandara ditangguhkan

Dalam pernyataan Senin (7/10), MTR mengatakan, karena aksi vandalisme yang serius, sebagian besar stasiun untuk sementara ditutup. Itu termasuk stasiun paling sibuk, seperti Admiralty dan Wan Chai.

Kemudian, hari ini seluruh jaringan MTR yang membawa sekitar 5 juta penumpang sehari akan tutup pada pukul 6 sore, empat jam lebih awal dari biasanya. "Untuk melakukan perbaikan," imbuh MTR seperti dilansir Channelnewsasia.com.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×