kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Pemodal kakap masuk, bisnis kian berkembang (2)


Rabu, 28 September 2016 / 11:39 WIB
Pemodal kakap masuk, bisnis kian berkembang (2)


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Tri Adi

Meski mendompleng kesuksesan perusahaan dengan bisnis serupa, perusahaan bentukan Wang Xing, Meituan, terbukti sukses menjalankan bisnis di China. Bahkan nilai transaksi perusahaan yang melayani informasi diskon mampu mengalahkan situs diskon ternama, Groupon, dan menjadi penguasa pangsa pasar di China. Keberhasilan ini membuat banyak pemodal besar bersedia menanamkan dana di perusahaan yang baru berusia enam tahun tersebut.

Sempat diejek oleh berbagai pihak karena dituduh meniru konsep situs e-commerce diskon asal Amerika Serikat, Groupon,  Wang Xing sang pendiri Meituan bergeming. Baginya, meniru bukanlah tujuan utama. Dia memilih mengembangkan perusahaan yang menampilkan diskon untuk dapat ditukarkan di gerai offline. Selain itu juga mencoba menyesuaikan dan menyelaraskan konsep dengan kebutuhan domestik China.

Saat ini, Meituan telah sukses mengembangkan bisnisnya ke ranah layanan daring (marketplace) bekerjasama dengan beberapa vendor lokal seperti hotel, restoran, dan tempat hiburan. Mengutip Wall Street Journal, dari diversifikasi ini Meituan mampu mencatatkan nilai transaksi sebesar US$ 25,84 miliar di tahun lalu. Ini artinya Meituan telah menjadi penguasa 60% di pasar China untuk bisnis ini dan bahkan telah melewati nilai transaksi Groupon.

Pada awal tahun ini, Forbes menulis valuasi Meituan mencapai US$ 18 miliar. Valuasi ini setelah memasukkan perusahaan hasil merger yaitu Dianping. Perusahaan hasil gabungan ini merupakan perusahaan yang bergerak di bidang informasi layanan atau diskon secara online kepada konsumen untuk meningkatkan pengalaman belanja secara offline.

Dalam enam tahun terakhir, Meituan memang mencatatan pertumbuhan bisnis sangat signifikan. Pada 2013, perusahaan yang didirikan Wang pada 2010 ini berhasil mencatatkan pertumbuhan volume transaksi hampir tiga kali lipat. Mengutip Bloomberg, saat ini, kontribusi terbesar pendapatan Meituan berasal dari layanan aplikasi mobile, dengan total pengguna sebanyak 200 juta.

Salah satu pendukung perkembangan bisnis Meituan yang sangat pesat ini karena kepiawaian Wang menarik para investor. Investor pertama yang masuk di Meituan adalah Sequoia Capital, sebuah private venture capital yang berasal dari Amerika Serikat. Pada awal berdiri, Wang mampu meyakinkan Sequoila sehingga mau menanamkan dana sebesar US$ 20 juta di Meituan.

Melihat perkembangan bisnis yang bagus, raksasa e-commerce China, Alibaba kepincut membenamkan dana sebesar US$ 50 juta bersama dengan Sequola pada 2011. Pendanaan anyar tersebut mengerek volume transaksi Meituan. TechCrunch menyebutkan volume transaksi Meituan naik tiga kali lipat pada 2014.

Kesuksesan perusahaan ini membuat tiga investor baru berminat menanamkan modal sebesar US$ 300 juta pada tahun 2015. Tiga pemodal tersebut adalah General Atlantic, Alibaba dan Sequoia.

Pada Oktober 2015, Wang kembali berhasil meyakinkan kompetitor utamanya yaitu Dazhong Diangping untuk merger. Penggabungan bisnis ini didorong oleh beberapa investor agar tidak mengorbankan margin karena persaingan sengit.

Perusahaan baru hasil merger bernama Mituan Diangping menunjuk Wang Xing sebagai CEO. Setelah merger, semakin banyak investor yang berminat untuk menanamkan dananya di Mituan Diangping. Salah satu investor utama yang menjadi pemegang saham setelah merger adalah Tencent Holding perusahaan raksasa internet China. Pada awal tahun ini, Meituan Diangping berhasil mengumpulkan dana investor total US$ 3,3 miliar.

Wang percaya bisnis Meituan Diangping masih akan berkembang. Ini karena penetrasi internet China di sektor lifestyle masih rendah yakni kurang dari 2%. Selain itu, pengguna internet China banyak menggunakan mobile device. Wang berambisi pada beberapa tahun mendatang Meituan Dianping akan semakin gencar berekspansi di beberapa kota lain China Timur.             

(Bersambung)




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×