kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Penarikan uang besar-besaran di bank Vietnam


Jumat, 24 Agustus 2012 / 09:39 WIB
ILUSTRASI. Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken berbicara kepada wartawan selama konferensi pers pertamanya di Departemen Luar Negeri di Washington, AS, 27 Januari 2021. REUTERS/Carlos Barria.


Reporter: Asnil Bambani Amri, BBC | Editor: Asnil Amri

HANOI. Para nasabah di Vietnam menarik ratusan juta dolar dari salah satu bank terbesar negara itu setelah penahanan salah seorang pendiri bank. Nguyen Duc Kien, salah seorang pengusaha terkaya Vietnam, ditahan di Hanoi Senin (20/08) karena dicurigai melakukan pelanggaran hukum.

Harga saham Bank Komersial Asia itu turun menyusul penahanan itu, dan menyebabkan para nasabah bank panik. Bank sentral Vietnam telah menyalurkan jutaan dolar ke bank itu untuk meyakinkan nasabah.

Antrean nasabah terlihat di luar cabang bank ACB di Ho Chi Minh City dan Hanoi. Pemerintah mengatakan, Kien memiliki saham kurang dari 5% di bank tersebut, dan tidak terlibat dalam operasi sehari-hari di bank itu.

Harga emas di Vietnam naik

Kien dan keluarganya merupakan orang kelima terkaya di Vietnam yang ikut mendirikan ACB tahun 1990. Ia dianggap sebagai taipan yang memiliki kaitan erat dengan politisi.

Tuduhan terhadap Kien menyebabkan keprihatinan terhadap perusahaan investasi lain yang ia miliki. Sejumlah laporan menyebutkan banyak yang mempertanyakan keberadaan direktur ACB, Ly Xuan Hai.

Hai diduga juga telah ditahan atau telah mengundurkan diri. Masalah di bank itu juga menyebabkan turunnya mata uang dong dan naiknya harga emas, yang dianggap sebagai investasi aman pada saat ekonomi tidak stabil.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×