kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.814.000   5.000   0,18%
  • USD/IDR 17.266   44,00   0,26%
  • IDX 7.072   -34,13   -0,48%
  • KOMPAS100 955   -6,68   -0,69%
  • LQ45 682   -4,42   -0,64%
  • ISSI 255   -2,37   -0,92%
  • IDX30 378   -0,88   -0,23%
  • IDXHIDIV20 463   -1,76   -0,38%
  • IDX80 107   -0,70   -0,65%
  • IDXV30 135   -1,18   -0,87%
  • IDXQ30 121   -0,66   -0,55%

Pencarian besar-besaran Rusia di Laut Hitam


Senin, 26 Desember 2016 / 11:49 WIB


Sumber: BBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

MOSCOW. Operasi pencarian besar-besaran terus berlanjut di Rusia pasca jatuhnya pesawat militer yang mengangkut 92 orang jatuh di Laut Hitam.

Lebih dari 3.000 orang, termasuk 109 penyelam, kapal, pesawat, hingga helikopter, terlibat dalam operasi pencarian di dekat Sochi.

Pesawat Tu-154 yang mengangkut tentara, kelompok band musik, dan reporter, terbang menuju Suriah.

Seluruh penumpang dan awak yang berada di dalam pesawat nahas tersebut dikahawatirkan tidak ada yang selamat.

Hari ini (26/12), dideklarasikan sebagai hari berkabung nasional di Rusia.

"Saat malam menjelang, operasi pencarian terus dilakukan non stop," demikian penjelasan Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia Mayor Jenderal Igor Konashenkov.

Dia menjelaskan, lampu senter berjarak pandang jauh digunakan pada malam hari saat tim penyelamat berupaya menemukan serpihan pesawat.

Pihak yang berwenang sebelumnya mengatakan, mereka saat ini fokus pada area 10,5 sq km dari sisi pantai.

"Serpihan dari Tu-154 dari pesawat militer Rusia ditemukan 1,5 kilometer dari Laut Hitam di kota Sochi pada kedalaman 50 meter hingga 70 meter," demikian pernyataan resmi Kementerian Pertahanan.

Sebelumnya, 11 tubuh tanpa nyawa sudah ditemukan.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×