kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45860,98   1,10   0.13%
  • EMAS913.000 -0,54%
  • RD.SAHAM -0.26%
  • RD.CAMPURAN 0.00%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.03%

Pendapatan Oracle jauh dari harapan karena persaingan cloud meningkat


Rabu, 15 September 2021 / 05:45 WIB
Pendapatan Oracle jauh dari harapan karena persaingan cloud meningkat
ILUSTRASI.

Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - CALIFORNIA. Perusahaan perangkat lunak Oracle Corp gagal memenuhi ekspektasi Wall Street untuk pendapatan kuartal pertama. Hal tersebut dikarenakan persaingan di ruang komputasi awan yang meningkat.

Mengutip Reuters, total pendapatan perusahaan naik 4% menjadi US$ 9,73 miliar pada kuartal yang berakhir 31 Agustus. Padahal, analis berharap pendapatan bisa mencapai $ 9,77 miliar.

Saham perusahaan yang berbasis di Austin, Texas memangkas kerugian dan turun 1,4% dalam perdagangan yang diperpanjang setelah perusahaan memperkirakan laba per saham yang disesuaikan pada kuartal kedua di atas ekspektasi. Sepanjang tahun ini, saham Oracle telah meningkat sekitar 40%.

Perusahaan mengharapkan laba per saham yang disesuaikan antara US$1,09 dan US$1,13, di atas perkiraan rata-rata analis $1,08, menurut data IBES dari Refinitiv.

Baca Juga: Jepang kepada warganya: Jauhi tempat ibadah di Indonesia dan 5 negara Asia lainnya

Analis mengatakan Oracle sejatinya berada di posisi yang baik untuk mendapatkan keuntungan dari komputasi awan. Hanya aja, adanya banyak pesaing seperti Azure dari Microsoft Corp, Amazon Web Services dari Amazon.com Inc, Salesforce.com dan IBM Corp, akan memberikan persaingan yang ketat.

Untuk memperkuat pijakannya di ruang komputasi awan, Oracle telah meningkatkan investasi untuk mendirikan lebih banyak pusat data yang dapat disewakan kepada klien saat mereka memperluas dan mengalihkan operasi ke cloud. .

Oracle mengatakan dua bisnis cloud barunya, software-as-a-service dan infrastrcture-as-a-service, menyumbang 25% dari total pendapatan perusahaan dengan laju tahunan sebesar US$ 10 miliar.

Baca Juga: Promo Indomaret mingguan terbaru, 15-21 September 2021!

Selanjutnya: Varian Delta menyerang, muncul wabah baru COVID-19 di China

 




TERBARU
Kontan Academy
Bongkar Rahasia Banjir Order dari Digital Marketing Rahasia Banjir Order dari Digital Marketing

[X]
×