kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pengangguran di Inggris cetak rekor


Kamis, 13 Oktober 2011 / 06:45 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah memutuskan untuk tidak mengizinkan pihak swasta mengimpor vaksin Covid-19. Hendrik Schmidt/Pool via REUTERS


Reporter: Sam Cahyadi, Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

LONDON. Pengangguran di Inggris meningkat ke level tertinggi sejak 1994. Kantor Statistik Nasional mengatakan, jumlah pengangguran melonjak 114.000 orang dalam tiga bulan terakhir hingga mencapai 2,57 juta pada Agustus 2011, atau tertinggi sejak Oktober 1994.

Rata-rata pengangguran mencapai 8,1%, tertinggi sejak 1996. Jumlah pengangguran muda naik menjadi 991.000 orang atau tertinggi sejak 1992, mendorong rata-rata pengangguran usia 16 tahun-24 tahun menjadi 21,3%. Hal itu terjadi karena perusahaan swasta gagal meningkatkan lapangan kerja sektor publik. Ini menambah tekanan bagi pemerintah untuk meingkatkan ekonomi yang stagnan.

Pemotongan belanja negara yang besar akan memangkas lebih dari 300.000 pekerjaan di sektor publik dalam beberapa tahun ke depan.

Sementara ekonomi tertatih-tatih di ambang resesi karena konsumen mengetatkan ikat pinggang dan pasar ekspor menurun. "Angka ini bencana," kata ekonom Scotia Capital Alan Clark. Menurutnya, kondisi ekonomi Britania Raya tidak cukup kuat untuk menciptakan lapangan kerja.





TERBARU

[X]
×