Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.175
  • EMAS709.000 -0,56%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Penjualan kendaraan turun selama sembilan bulan, ekonomi China makin dikhawatirkan

Jumat, 12 April 2019 / 18:17 WIB

Penjualan kendaraan turun selama sembilan bulan, ekonomi China makin dikhawatirkan
ILUSTRASI. Mobil Baojun di Henan, China

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Penjualan kendaraan di China kembali mencatatkan penurunan dalam sembilan bulan berturut-turut hingga Maret 2019. Lanjutan penurunan penjualan mobil ini dapat meredam upaya ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut untuk meningkatkan konsumsi dan menangkal perlambatan pertumbuhan ekonomi.

Dilansir dari South China Morning Post, Asosiasi Produsen Otomotif China (CAAM) melansir bahwa total penjualan kendaraan di China turun 5,2% menjadi 2,52 juta unit pada bulan Maret.


Sementara itu penjualan kendaraan penumpang yang meliputi sedan, minivan, SUV, dan kendaraan crossover turun 6,9% menjadi 2,02 juta unit pada bulan lalu. Bila dilihat selama kuartal pertama, penjualan kendaraan penumpang turun 13,7% dibanding periode yang sama di 2018.

Namun meskipun sudah mencatatkan penurunan selama sembilan bulan berturut-turut, CAAM mengatakan bahwa tren penurunan tersebut telah berkurang secara signifikan.

Tapi tetap saja, data tersebut makin menambah kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi China. Di mana pada 2018, China mengalami pertumbuhan ekonomi paling lemah dalam 28 tahun terakhir yakni sebesar 6,6%.

Untuk membantu mengimbangi dampak perang perdagangan AS-China, Perdana Menteri Cina Li Keqiang mengatakan bahwa pemerintah akan memangkas tarif pajak pertambahan nilai untuk perusahaan-perusahaan manufaktur. Kebijakan ini disebutnya sebagai sebuah langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya demi memacu belanja konsumen dam menstabilkan pertumbuhan ekonomi.

Di sisi lain, data dari Biro Statistik Nasional menunjukkan bahwa inflasi harga konsumen naik 2,3% secara tahunan terutama terjadi pada bulan Februari yang sebesar 1,5%.


Sumber : South China Morning Post
Editor: Tendi
Video Pilihan

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0007 || diagnostic_api_kanan = 0.0667 || diagnostic_web = 0.3517

Close [X]
×