kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.803   -27,00   -0,16%
  • IDX 8.273   141,10   1,74%
  • KOMPAS100 1.168   22,49   1,96%
  • LQ45 840   10,52   1,27%
  • ISSI 296   7,30   2,53%
  • IDX30 435   3,72   0,86%
  • IDXHIDIV20 518   -0,28   -0,05%
  • IDX80 131   2,34   1,82%
  • IDXV30 142   1,16   0,82%
  • IDXQ30 140   0,03   0,02%

Laba Vietjet Terbang Tinggi, Lampaui Target 121% di 2025


Rabu, 11 Februari 2026 / 14:02 WIB
Laba Vietjet Terbang Tinggi, Lampaui Target 121% di 2025
ILUSTRASI. Pendapatan Vietjet tercatat mencapai 29,04 triliun dong, atau setara Rp 18,79 triliun (dok/Vietjet)


Reporter: Harris Hadinata | Editor: Harris Hadinata

KONTAN.CO.ID - HO CHI MINH CITY. VietJet Aviation Joint Stock Company (Vietjet Air) mencatatkan kinerja keuangan dan operasional solid sepanjang 2025. Peningkatan kinerja keuangan maskapai Vietnam ini terhitung cukup signifikan.

Pendapatan Vietjet sebagai perusahaan induk, sebagaimana disampaikan dalam rilis pers, Rabu (11/2/2026), tercatat mencapai 29,04 triliun dong, atau setara Rp 18,79 triliun. Realisasi tersebut meningkat 47% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sepanjang 2025, pendapatan perusahaan induk mencapai 81,43 triliun dong, atau setara Rp 52,7 triliun. Jadi, pertumbuhannya mencapai 14% secara tahunan.

Baca Juga: Bank Dunia Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Thailand 2026 Jadi 1,6%

Laba sebelum pajak perusahaan induk bahkan tumbuh lebih dahsyat, melampaui 121% target tahunan mencapai 2,46 triliun dong. Sedangkan laba setelah pajak tercatat sebesar 1,97 triliun dong, atau meningkat 51,1% secara tahunan.

Secara konsolidasi, Vietjet membukukan total pendapatan sebesar 82,09 triliun dong, atau setara Rp 53,14 triliun. Sementara laba sebelum pajak naik 44,3% mencapai 2,63 triliun dong dan laba setelah pajak naik 51,2% mencapai 2,12 triliun dong.

Per Desember 2025, total aset Vietjet tercatat mencapai 139,46 triliun dong, didukung oleh rasio utang bersih terhadap ekuitas sebesar 2,2 kali. Rasio likuiditas sebesar 1,53 kali. Pada periode yang sama, Vietjet juga melakukan penerbitan 50 juta saham baru, yang berkontribusi pada peningkatan ekuitas perusahaan sebesar 5 triliun dong.

Baca Juga: ByteDance Kembangkan Chip AI Sendiri, Jajaki Kerja Sama Produksi dengan Samsung

Secara operasional, Vietjet mencatat pertumbuhan jumlah penumpang yang positif, seiring dengan langkah ekspansi jaringan internasional yang signifikan. Di 2025, maskapai ini melayani 28,2 juta penumpang melalui 153.000 penerbangan.

Jumlah tersebut tumbuh sebesar 9% secara tahunan dari sisi penumpang serta 11,2% pada aktivitas penerbangan. Lini bisnis kargo turut meraih capaian positif dengan volume angkutan mencapai 113.923 ton.

Vietjet kini mengoperasikan total 254 rute, termasuk 202 rute internasional, serta meluncurkan 22 rute baru yang menghubungkan Vietnam dengan berbagai destinasi utama di Asia.

Baca Juga: Taiwan Peringatkan Risiko Celah Pertahanan jika Anggaran Militer Tertahan

Di Indonesia, Vietjet melayani empat rute langsung dari Jakarta dan Bali menuju Hanoi dan Ho Chi Minh City, guna memenuhi pertumbuhan permintaan perjalanan antara kedua negara.

Pada 2025, maskapai ini menerima 22 pesawat baru sekaligus menandatangani perjanjian pembelian 100 pesawat Airbus A321neo. Selain itu, Vietjet juga menandatangani kontrak terpisah dengan Rolls-Royce senilai US$ 3,8 miliar untuk pengadaan 92 mesin Trent 7000 beserta layanan pemeliharaan jangka panjang.

Selanjutnya: Volatilitas Bitcoin Turun Terhadap Emas, Mampu Jadi Aset Lindung Nilai?

Menarik Dibaca: Cara Mencegah Hidden Hunger pada Anak, Orang Tua Perlu Perhatikan Ini




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×