CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Penjualan Starbucks hanya tumbuh 5%


Jumat, 24 Januari 2014 / 20:53 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengumumkan kenaikan harga BBM Pertalite menjadi Rp10.000 per liter, solar Rp6.800 per liter, Pertamax Rp 14.500 per liter 3 September 2022 pukul 14.30 WIB. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/rwa.


Sumber: AP | Editor: Sanny Cicilia

NEW YORK. Jumlah peminum kopi Starbucks tak sebanyak beberapa waktu lampau. Meski perusahaan asal Seattle, Amerika Serikat ini membukukan kenaikan laba 25% di kuartal terakhir tahun lalu, pertumbuhan pendapatan di lokasi yang sudah mapan hanya 5%.

Troy Alstead, Chief Financial Officer Starbucks mengatakan, pertumbuhan penjualan lebih lambat terimbas tren belanja online yang terus meningkat. Ini menyebabkan masyarakat lebih jarang menyambangi pusat perbelanjaan atau gerai Starbucks.

Namun Chief Executive Officer (CEO) Howard Schultz mengatakan, kelebihan Starbucks adalah tidak bisa digantikan oleh pembelian online. Dia yakin, mendatang lebih banyak orang datang ke gerai Starbucks. Selain itu, dia mengklaim, bisnis kartu pelanggan juga terus naik.

Untuk mengundang lebih banyak pengunjung, Starbucks selama ini tak hanya memperkaya menu kopi tapi juga membenahi sajian roti isi dan kue. Alstead bilang, resep baru croissant yang dijual Starbucks juga lebih banyak disukai saat ini.

Starbucks yang memiliki 20.000 gerai di dunia, berencana memperluas bisnis dengan membuka gerai teh. Gerai teh pertama dibuka di New York akhir tahun lalu.

Alhasil, penjualan Starbucks di AS naik 5% year on year di kuartal akhir tahun lalu. Sementara penjualan di Eropa masih melandai. Namun penjualan di China dan kawasan Asia Pasifik berhasil menanjak 8%.

Laba bersih Starbucks di periode tiga bulan hingga 29 Desember 2013 sebesar US$ 540 juta, lebih besar dibanding setahun sebelumnya, yang sebesar US$ 432,2 juta. Penjualan total mencapai US$ 4,24 miliar.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×