kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 18.185   38,00   0,21%
  • IDX 5.266   -106,96   -1,99%
  • KOMPAS100 682   -13,68   -1,97%
  • LQ45 533   -9,14   -1,69%
  • ISSI 179   -4,42   -2,41%
  • IDX30 300   -4,55   -1,49%
  • IDXHIDIV20 399   -1,83   -0,46%
  • IDX80 79   -1,55   -1,93%
  • IDXV30 111   -0,19   -0,17%
  • IDXQ30 101   -0,86   -0,84%

Pentagon: Akan ada 1.000 hulu ledak nuklir di China pada 2030


Minggu, 07 November 2021 / 09:40 WIB


Sumber: Channel News Asia | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Persaingan kedua negara ini semakin meningkatkan risiko pecahnya perang, terutama berkaitan dengan Taiwan, negara demokrasi yang didukung AS tapi masih dianggap China sebagai salah satu provinsinya.

Laporan terbaru Pentagon soal China juga menyebut modernisasi militer China yang cepat bertujuan agar pada tahun 2027 nanti China memiliki kemampuan untuk merebut kembali Taiwan, dengan tekanan atau kekuatan militer.

"Pada tahun 2027, China bertujuan untuk memiliki kemampuan untuk melawan militer AS di kawasan Indo-Pasifik, dan memaksa kepemimpinan Taiwan ke meja perundingan dengan persyaratan yang diajukan Beijing," tulis Pentagon.

Jenderal tinggi Pentagon pada hari Rabu juga memperingatkan bahwa kemajuan teknologi militer China yang menakjubkan, ditandai dengan uji coba rudal hipersonik, membuat dunia siap memasuki era peningkatan ketidakstabilan strategis.

"Kami menyadari salah satu perubahan terbesar dalam kekuatan geostrategis global yang telah disaksikan dunia. Dalam pandangan saya, kita harus mengutamakan perdamaian antara kekuatan besar," ungkap Jenderal Mark Milley dalam Forum Keamanan Aspen.

Selanjutnya: China akan segera melampaui Rusia sebagai ancaman nuklir utama AS




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×