kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.029   -59,00   -0,33%
  • IDX 6.064   22,49   0,37%
  • KOMPAS100 797   6,39   0,81%
  • LQ45 605   5,04   0,84%
  • ISSI 210   -0,12   -0,05%
  • IDX30 341   2,35   0,69%
  • IDXHIDIV20 425   2,65   0,63%
  • IDX80 91   0,78   0,87%
  • IDXV30 116   0,84   0,73%
  • IDXQ30 110   0,76   0,70%

Perang mereda, Wakil PM China terbang ke AS untuk teken kesepakatan dagang


Senin, 30 Desember 2019 / 21:43 WIB
ILUSTRASI. Perang dagang antara Amerika Serikat dan China.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Wakil Perdana Menteri China Liu He akan menyambangi Washington pekan ini untuk menandatangani perjanjian perdagangan fase satu dengan Amerika Serikat.

"Washington telah mengirim undangan dan Beijing telah menerimanya," tulis South China Morning Post, Senin (30/12) mengutip sumber di pemerintahan China, seperti Reuters lansir.

South China Morning Post menyebutkan, delegasi China pimpinan Liu He kemungkinan akan berada di AS selama beberapa hari, sampai pertengahan pekan depan.

Baca Juga: China ketar-ketir ekonominya melambat, ini langkah yang diambil Xi Jinping

Sebelumnya, Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan, Washington dan Beijing bakal menandatangani pakta perdagangan fase satu pada awal Januari 2020. Sebab, perjanjian sepenuhnya telah selesai.

Mnuchin yang berbicara kepada wartawan di Gedung Putih, Washington, menyatakan, kesepakatan perdagangan sudah tertulis di atas kertas dan diterjemahkan. Sehingga, tidak akan ada negosiasi ulang lagi.

"Kami akan melalui masalah teknis sekarang di mana lagi perjanjian sedang diterjemahkan," kata Mnuchin, 19 Desember lalu, seperti dikutip Reuters. "Saya tidak berharap ada perubahan. Kami akan menandatangani perjanjian pada awal Januari".

Baca Juga: Harga minyak terus meroket, ditopang harapan kesepakatan dagang AS-China

Mnuchin menyebutkan, fokusnya akan pada penerapan kesepakatan perdagangan fase pertama, yang menyerukan ekspor produk pertanian AS ke China naik dua kali lipat selama dua tahun ke depan.

Secara keseluruhan, Mnuchin mengatakan kepada CNBC, peningkatan pembelian China atas produk pertanian, manufaktur dan energi, serta layanan AS akan menyumbang sekitar 0,5% pertumbuhan ekonomi AS selama dua tahun ke depan.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×