Sumber: Reuters | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - LONDON. Pemerintah Inggris menganggarkan dana sekitar 400 juta Pondsterling (US$545 juta) untuk senjata jarak jauh dan hipersonik pada tahun 2026. Ini menyoroti pengembangan rudal bersama dengan Prancis, Jerman, dan Italia.
Saat negara-negara Eropa berupaya memperkuat pertahanan mereka terhadap Rusia, Menteri Pertahanan John Healey akan menggarisbawahi peran kunci yang dimainkan senjata presisi jarak jauh dalam perang di Ukraina dan pentingnya program rudal bersama.
Baca Juga: Bessent: Komite Perbankan Senat Lanjutkan Sidang Konfirmasi Kevin Warsh
“Untuk menghadapi ‘era’ baru ancaman yang meningkat ini, kita membutuhkan kekuatan militer yang tangguh, aliansi yang kuat, dan diplomasi yang pasti,” kata Healey dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat (13/2).
Pemerintah Inggris berencana untuk meningkatkan pengeluaran pertahanan menjadi 2,6% dari PDB mulai tahun 2027. Jumlah ini terbesar sejak berakhirnya Perang Dingin - dengan target jangka panjang 5% pada tahun 2035.
Pemerintah Inggris mengatakan program rudal jarak jauh terpisah dengan Jerman, Prancis, dan Italia keduanya mengalami kemajuan.
Healey diperkirakan akan mengadakan pertemuan bilateral dengan sekutu di Konferensi Keamanan Munich.
Baca Juga: Perundingan Damai Rusia–Ukraina Berlanjut di Jenewa Pekan Depan













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)