kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Perlambat penyebaran corona, Prancis kerahkan 100.000 polisi lakukan lockdown


Selasa, 17 Maret 2020 / 10:27 WIB
ILUSTRASI. French President Emmanuel Macron makes his speech during the '500 champions of the territories' event for French medium-sized companies (ETI) at the Elysee Palace in Paris, France January 21, 2020.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Dalam pidatonya, Macron mengatakan, orang harus tinggal di rumah kecuali mereka pergi membeli bahan makanan, bepergian untuk bekerja dan berolahraga atau perawatan medis.

Siapa pun yang melanggar pembatasan, setidaknya dalam dua pekan ke depan, akan diberikan hukuman. "Saya tahu apa yang saya minta kepada Anda belum pernah terjadi sebelumnya, tetapi keadaan menuntutnya," ujar Macron.

Baca Juga: Dipimpin BBCA, ini 10 saham paling banyak dijual asing sepekan terakhir

Macron melanjutkan, Prancis tidak sedang melawan tentara lain atau negara lain, tetapi musuh mereka adalah sesuatu yang tak terlihat, sulit dipahami tetapi terus membuat kemajuan.

DI Prancis virus corona telah membunuh 148 orang dan menginfeksi lebih dari 6.600 orang.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×