kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Perlambat penyebaran corona, Prancis kerahkan 100.000 polisi lakukan lockdown


Selasa, 17 Maret 2020 / 10:27 WIB
Perlambat penyebaran corona, Prancis kerahkan 100.000 polisi lakukan lockdown
ILUSTRASI. French President Emmanuel Macron makes his speech during the '500 champions of the territories' event for French medium-sized companies (ETI) at the Elysee Palace in Paris, France January 21, 2020.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Dalam pidatonya, Macron mengatakan, orang harus tinggal di rumah kecuali mereka pergi membeli bahan makanan, bepergian untuk bekerja dan berolahraga atau perawatan medis.

Siapa pun yang melanggar pembatasan, setidaknya dalam dua pekan ke depan, akan diberikan hukuman. "Saya tahu apa yang saya minta kepada Anda belum pernah terjadi sebelumnya, tetapi keadaan menuntutnya," ujar Macron.

Baca Juga: Dipimpin BBCA, ini 10 saham paling banyak dijual asing sepekan terakhir

Macron melanjutkan, Prancis tidak sedang melawan tentara lain atau negara lain, tetapi musuh mereka adalah sesuatu yang tak terlihat, sulit dipahami tetapi terus membuat kemajuan.

DI Prancis virus corona telah membunuh 148 orang dan menginfeksi lebih dari 6.600 orang.


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×