kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Pertumbuhan ekonomi Negeri Ginseng naik 1,4% di kuartal I


Rabu, 27 April 2011 / 08:07 WIB
ILUSTRASI. Kini Mazda Biante bisa dibawa pulang dengan banderol mulai Rp 140 Jutaan.


Reporter: , | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SEOUL. Pertumbuhan ekonomi Korea Selatan di kuartal I mengalami kenaikan akibat lonjakan ekspor. Berdasarkan data yang dirilis Bank of Korea, Produk Domestik Bruto Korsel naik 1,4% dalam tiga bulan pertama 2011 dari kuartal IV 2010 yang waktu itu hanya naik 0,5%.

Kendati begitu, pertumbuhan tersebut masih berada di bawah estimasi analis yang mematok pertumbuhan 1,5%. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, ekonomi Negeri Ginseng itu sudah tumbuh 4,2%.

Di kuartal I, Korsel harus menghadapi lonjakan harga makanan dan energi, di mana tingkat inflasi melampaui target pertumbuhan bank sentral sebesar 4%. Untuk menangkal hal itu, bank sentral sudah menaikkan suku bunga acuannya sebanyak dua kali pada tahun ini. Kemungkinan, pada pertemuan 13 Mei mendatang, bank sentral akan kembali menaikkan suku bunganya.

"Tekanan inflasi akan terus ada, sehingga bank sentral harus tetap menaikkan suku bunga. Kemungkinan langkah itu bakal dilakukan minggu depan," jelas June Park, ekonom Woori Investment & Securities Co di Seoul.

Kemarin pada penutupan pukul 15.00 waktu Seoul, won melemah 0,5% menjadi 1.086,30 per dollar. Sedangkan indeks Kospi turun 0,4%.




TERBARU

[X]
×