kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.843   41,00   0,24%
  • IDX 8.265   -25,61   -0,31%
  • KOMPAS100 1.168   -3,76   -0,32%
  • LQ45 839   -2,54   -0,30%
  • ISSI 296   -0,31   -0,10%
  • IDX30 436   -0,20   -0,04%
  • IDXHIDIV20 521   0,94   0,18%
  • IDX80 131   -0,34   -0,26%
  • IDXV30 143   0,44   0,31%
  • IDXQ30 141   0,17   0,12%

Pelemahan Yen Kian Dalam Usai Kemenangan Takaichi Buka Jalan Stimulus Tambahan


Senin, 09 Februari 2026 / 08:20 WIB
Pelemahan Yen Kian Dalam Usai Kemenangan Takaichi Buka Jalan Stimulus Tambahan
ILUSTRASI. Yen Jepang (REUTERS/Dado Ruvic)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Nilai tukar yen Jepang kembali melemah dalam perdagangan awal Asia pada Senin (9/2/2026), memperpanjang tren penurunan setelah Perdana Menteri Sanae Takaichi meraih kemenangan telak dalam pemilu Minggu (8/2/2026) lalu.

Kemenangan tersebut dinilai mempermudah jalan bagi stimulus fiskal tambahan.

Melansir Reuters, Yen sempat turun hingga 0,3% ke level 157,72 per dolar AS, mencatat penurunan hari ketujuh berturut-turut dan menyentuh level terlemah dalam dua pekan.

Baca Juga: Iron Lady Jepang Takaichi Raih Kemenangan Pemilu Bersejarah

Partai Demokrat Liberal (LDP) pimpinan Takaichi diproyeksikan meraih hingga 328 dari 465 kursi di majelis rendah parlemen.

Bersama mitra koalisinya, Japan Innovation Party (Ishin), Takaichi kini menguasai mayoritas dua pertiga, yang memungkinkannya mengabaikan majelis tinggi, di mana koalisi tidak memegang kendali.

“Kemenangan telak LDP menghilangkan ketidakpastian politik dan memperkuat kemampuan eksekusi kebijakan, namun perhatian pasar kini sepenuhnya tertuju pada bagaimana kebijakan fiskal dirancang dan dikomunikasikan,” ujar Shoki Omori, kepala strategi suku bunga dan valas di Mizuho, Tokyo.

Ia menambahkan bahwa risiko ekspansi fiskal sebenarnya telah sebagian besar diperhitungkan pasar sebelum pemilu.

“Pertanyaan kuncinya sekarang adalah apakah risiko tersebut akan semakin menguat atau justru berangsur mereda.”

Baca Juga: Bursa Asia Menguat Senin (9/2/2026), Saham Jepang Cetak Rekor Tertinggi

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, tercatat stabil di level 97,683 pada awal pekan yang padat dengan rilis data ekonomi penting, termasuk penjualan ritel, inflasi, serta laporan ketenagakerjaan AS yang tertunda dan dijadwalkan rilis Rabu.

Para pelaku pasar juga meningkatkan spekulasi akan pelonggaran kebijakan moneter oleh Federal Reserve akhir tahun ini.

Kontrak berjangka Fed funds kini mencerminkan probabilitas 19,9% untuk pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan The Fed berikutnya pada 18 Maret, naik dari 18,4% pada Jumat lalu, menurut CME Group FedWatch Tool.

Sementara itu, pound sterling melemah 0,1% ke US$1,3598, di tengah perhatian pasar terhadap krisis politik di Inggris yang melibatkan Perdana Menteri Keir Starmer.

Kepala stafnya Morgan McSweeney mengundurkan diri pada Minggu setelah mengaku bertanggung jawab atas saran penunjukan Peter Mandelson sebagai duta besar Inggris untuk AS, meski memiliki keterkaitan dengan Jeffrey Epstein.

Baca Juga: Menang Pemilu, Trump Ucapkan Selamat kepada Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi

Terhadap yuan China di pasar offshore Hong Kong, dolar AS tercatat stabil di level 6,93 yuan.

Dolar Australia naik 0,2% ke US$0,7028, sementara dolar Selandia Baru menguat tipis 0,1% ke US$0,6026. Euro bergerak datar di US$1,1819.

Di pasar kripto, bitcoin turun 0,6% ke US$70.223,86, sedangkan ether melemah 0,3% ke US$2.086,73.

Selanjutnya: Presiden Prabowo Teken Aturan, Tanah Terlantar Bisa Disita Negara

Menarik Dibaca: Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini Senin (9/2) Sama-Sama Mager




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×