kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.710.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.837   54,00   0,30%
  • IDX 6.326   -39,73   -0,62%
  • KOMPAS100 830   -5,30   -0,63%
  • LQ45 630   -3,87   -0,61%
  • ISSI 220   -1,23   -0,56%
  • IDX30 354   -2,18   -0,61%
  • IDXHIDIV20 431   -2,83   -0,65%
  • IDX80 95   -0,56   -0,59%
  • IDXV30 119   -0,42   -0,35%
  • IDXQ30 112   -0,65   -0,58%

Peso Filipina Jadi Mata Uang Asia dengan Pelemahan Terbesar pada Selasa (11/8)


Selasa, 11 Agustus 2026 / 09:25 WIB
Peso Filipina Jadi Mata Uang Asia dengan Pelemahan Terbesar pada Selasa (11/8)
ILUSTRASI. peso mata uang Filipina (Shutterstock/NULL)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Peso Filipina menjadi mata uang Asia dengan pelemahan terbesar terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Selasa (11/8/2026).

Berdasarkan data Reuters pada pukul 02.05 GMT, peso melemah 0,38% menjadi 60,955 per dolar AS dari 60,721 per dolar AS pada perdagangan sebelumnya.

Pelemahan peso terjadi di tengah pergerakan mata uang Asia yang relatif beragam. Yen Jepang menguat 0,08% menjadi 159,18 per dolar AS, dolar Singapura menguat 0,02% ke 1,280 per dolar AS, sementara dolar Taiwan menguat 0,09% ke 32,202 per dolar AS.

Baca Juga: Singapura Kerek Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi 2026 Jadi 4,5%-5,5%

Won Korea Selatan juga menguat 0,18% menjadi 1.415,7 per dolar AS. Baht Thailand naik 0,04% ke 32,975 per dolar AS, sedangkan yuan China menguat tipis 0,02% menjadi 6,745 per dolar AS.

Sebaliknya, rupiah Indonesia melemah 0,22% menjadi 17.790 per dolar AS. Ringgit Malaysia juga turun 0,10% menjadi 4,092 per dolar AS.

Rupiah Melemah 6,3% Sepanjang 2026

Secara kumulatif sepanjang 2026, rupiah menjadi salah satu mata uang Asia dengan kinerja terburuk. Rupiah telah melemah 6,30% dibandingkan posisi akhir 2025 di level 16.670 per dolar AS.

Rupee India juga telah terdepresiasi 5,70%, sedangkan baht Thailand melemah 4,62% dan peso Filipina turun 3,54%.

Baca Juga: Bank Sentral China Hentikan Suntikan Likuiditas Harian, Pertama Kali Sejak Juni

Sebaliknya, won Korea Selatan menjadi salah satu mata uang Asia yang menguat sepanjang tahun ini, dengan apresiasi 1,68% terhadap dolar AS. Yuan China juga menguat 3,60%, sementara dolar Singapura naik 0,43%.

Pergerakan mata uang Asia saat ini turut dipengaruhi perkembangan harga minyak, prospek kebijakan moneter AS, serta ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah.

Investor juga masih mencermati data inflasi AS yang dapat memberikan petunjuk mengenai arah suku bunga Federal Reserve.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×