CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Peso Filipina Jadi Mata Uang Berkinerja Terburuk di Asia, Rupiah Turun 0,33%


Senin, 06 Oktober 2025 / 09:46 WIB
Peso Filipina Jadi Mata Uang Berkinerja Terburuk di Asia, Rupiah Turun 0,33%
ILUSTRASI. FILE PHOTO: A Philippines Peso note is seen in this picture illustration June 2, 2017. REUTERS/Thomas White/Illustration/File Photo


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Peso Filipina menjadi mata uang dengan kinerja terlemah di Asia pada perdagangan Senin (6/10/2025), di tengah pergerakan yang relatif datar di sebagian besar mata uang kawasan akibat penguatan dolar AS.

Data Reuters pada pukul 02.27 GMT menunjukkan, peso melemah 0,27% menjadi 58,05 per dolar AS, sementara rupiah turun 0,33% ke level Rp16.585 per dolar AS.

Baca Juga: Rupiah Spot Melemah Tipis ke Rp 16.568 per dolar AS pada Senin (6/10/2025) Pagi

Yen Jepang juga melemah tajam 1,61% ke posisi 149,85 per dolar, mengikuti hasil pemilihan pemimpin partai di Jepang yang mendorong volatilitas pasar.

Sementara dolar Singapura dan ringgit Malaysia masing-masing terkoreksi 0,19% dan 0,10%.

Dari awal tahun hingga kini, sebagian besar mata uang Asia masih mencatat penguatan terhadap dolar AS, termasuk dolar Taiwan (+7,77%), ringgit Malaysia (+6,13%), dan baht Thailand (+6%).

Baca Juga: Kurs Transaksi BI Senin (6/10): Cek Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS hingga Euro

Namun rupiah dan rupee India justru mencatat pelemahan masing-masing 2,98% dan 3,56%.

Penguatan dolar AS terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian politik di Amerika Serikat dan spekulasi pelonggaran kebijakan moneter oleh Bank of Japan, yang mendorong investor beralih ke aset dolar.


Tag


TERBARU

[X]
×