kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.826   -2,00   -0,01%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

PM Inggris: Virus corona sepertinya tidak berasal dari kebocoran laboratorium


Kamis, 17 Juni 2021 / 11:38 WIB
PM Inggris: Virus corona sepertinya tidak berasal dari kebocoran laboratorium
ILUSTRASI. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengadakan konferensi pers di 10 Downing Street, menandai peringatan penguncian pertama akibat penyakit Covid-19 di Inggris, di London, Inggris, Selasa (23/3/2021).


Sumber: Xinhua | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - CORNWALL. Kabar yang menyebut bahwa virus corona berasal dari kebocoran laboratorium di Wuhan kembali menyeruak setelah peneliti AS merilis laporan terbaru. Meskipun demikian, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson justru memiliki pandangan yang berbeda.

Melansir Xinhua, PM Johnson mengatakan bahwa sepertinya Covid-19 tidak berasal dari laboratorium di kota Wuhan di China.

"Saat ini saran yang kami punya adalah bahwa sepertinya penyakit tertentu yang berasal dari zoonosis ini tidak berasal dari laboratorium," ungkap Johnson dalam konferensi pers penutupan KTT G7 di Cornwall, Inggris, hari Sabtu (12/6).

Johnson menyarankan agar saat ini semua pihak lebih fokus pada ancaman yang ditimbulkan dari virus yang telah mendunia sejak awal tahun lalu tersebut.

Sejalan dengan pernyataan sang perdana menteri, Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab mengatakan bahwa Inggris tetap melihat Covid-19 menular dari hewan ke manusia.

Baca Juga: Ada bukti virus corona sudah ada di Amerika sejak Desember 2019

Peneliti AS mendukung teori kebocoran laboratorium

Sebuah laporan tentang asal usul Covid-19 oleh laboratorium nasional pemerintah AS menyimpulkan bahwa hipotesis kebocoran virus dari laboratorium China di Wuhan masuk akal dan perlu diselidiki lebih lanjut, seperti dilaporkan Wall Street Journal.

Studi ini disiapkan pada Mei 2020 oleh Lawrence Livermore National Laboratory di California yang dirujuk oleh Departemen Luar Negeri ketika melakukan penyelidikan tentang asal usul pandemi selama bulan-bulan terakhir pemerintahan Trump, menurut laporan WSJ yang dikutip Reuters.

Baca Juga: Jawab teori asal usul virus corona dari kebocoran lab, ini kata Wanita Kelelawar




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×