kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

PM Inggris: Virus corona sepertinya tidak berasal dari kebocoran laboratorium


Kamis, 17 Juni 2021 / 11:38 WIB
ILUSTRASI. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengadakan konferensi pers di 10 Downing Street, menandai peringatan penguncian pertama akibat penyakit Covid-19 di Inggris, di London, Inggris, Selasa (23/3/2021).


Sumber: Xinhua | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Penilaian Lawrence Livermore mengacu pada analisis genomik virus Covid-19, kata Journal. Lawrence Livermore menolak mengomentari laporan Wall Street Journal.

Presiden Joe Biden mengatakan bulan lalu dia telah memerintahkan para pembantunya untuk menemukan jawaban atas asal usul virus tersebut.

Badan-badan intelijen AS sedang mempertimbangkan dua skenario yang mungkin - bahwa virus tersebut dihasilkan dari kecelakaan laboratorium atau muncul dari kontak manusia dengan hewan yang terinfeksi - tetapi mereka belum sampai pada kesimpulan, kata Biden.

Pejabat AS menuduh China tidak transparan tentang asal-usul virus, tuduhan yang dibantah Beijing.

Awal bulan ini, pakar penyakit menular AS Dr. Anthony Fauci meminta China untuk merilis catatan medis sembilan orang yang penyakitnya mungkin memberikan petunjuk penting apakah Covid-19 pertama kali muncul sebagai akibat dari kebocoran laboratorium.

Selanjutnya: Laporan AS menyimpulkan Covid-19 mungkin bocor dari laboratorium Wuhan




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×