kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

PM Malaysia akan bubarkan parlemen & gelar pemilu


Rabu, 03 April 2013 / 10:30 WIB
Film Netflix terbaru Don't Look Up dibintangi Leonardo Dicaprio akan tayang Desember tahun 2021.


Sumber: Reuters |

KUALA LUMPUR. Perdana Menteri Malaysia Najib Razak akan membubarkan parlemen Malaysia lebih cepat dari masa jabatan mereka yang berakhir April ini. Akibat gejolak politik yang makin panas, Najib juga akan mengumumkan pemilu dalam pidato nasional yang akan disiarkan televisi pada pukul 11.30 waktu Malaysia hari ini.

Yang terjadi adalah, partai koalisi Najib, Barisan Nasional (BN), yang sudah berkuasa selama 56 tahun menghadapi tekanan oposisi yang kian kuat. Najib yang memerintah sejak tahun 2009 sebenarnya sudah didesak untuk menggelar pemilu lagi sejak 2011. Namun ia menundanya sambil mencari dukungan dan meyakinkan warga Malaysia bahwa reformasi politik dan ekonominya telah membuahkan hasil.

Tapi kini, pemilu Malaysia sepertinya tak terelakkan lagi dan diperkirakan akan berlangsung akhir April.

Pada 2008 silam, untuk pertama kalinya partai koalisi Najib kehilangan posisi dua pertiga kursi mayoritas parlemen. Ia menghadapi oposisi tiga partai dari mantan wakil perdana menteri Anwar Ibrahim.

Pengumuman ini menjadi kabar buruk bagi investor saham Malaysia. Pagi ini, indeks saham Malaysia sempat terjungkal 3,4%. Tahun ini bursa Malaysia menjadi salah satu bursa berkinerja terburuk di Asia.




TERBARU

[X]
×