kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 17.735   -18,00   -0,10%
  • IDX 6.562   36,28   0,56%
  • KOMPAS100 859   7,71   0,91%
  • LQ45 650   6,40   0,99%
  • ISSI 229   0,35   0,15%
  • IDX30 364   3,67   1,02%
  • IDXHIDIV20 448   5,21   1,18%
  • IDX80 98   0,91   0,94%
  • IDXV30 124   0,44   0,35%
  • IDXQ30 116   1,31   1,14%

PMI Jepang: Bisnis Baru Manufaktur Jepang Naik dengan Laju Tercepat Sejak 2018


Selasa, 01 September 2026 / 08:10 WIB
PMI Jepang: Bisnis Baru Manufaktur Jepang Naik dengan Laju Tercepat Sejak 2018
ILUSTRASI. Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur S&P Global Jepang berada di level 54,9 pada bulan Agustus 2026 naik dari posisi 54,5 di Juli 2026 (Yoshio Tsunoda/AFLO via REUTERS)


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Sektor manufaktur Jepang meningkat pada bulan Agustus karena bisnis baru tumbuh dengan laju tercepat sejak Januari 2018. Hal tersebut terjadi karena permintaan yang kuat untuk semikonduktor dan produk terkait AI, menurut survei bisnis yang dirilis pada Selasa (1/9/2026).

Indeks Manajer Pembelian Manufaktur (PMI) S&P Global Jepang berada di level 54,9 pada bulan Agustus 2026. Realisasi tersebut lebih tinggi dari PMI Jepang yang sebesar 54,5 pada bulan Juli, atau tertinggi sejak April.

Meskipun masih di bawah angka 55,1, ini menandai bulan kedelapan berturut-turut ekspansi bagi manufaktur Jepang. Asal tahu saja, angka di atas 50,0 menunjukkan ekspansi, sementara di bawah level tersebut menandakan kontraksi.

Baca Juga: Belanja Modal Perusahaan Jepang Naik 1,6% di Kuartal II-2026

"Secara keseluruhan, sektor ini tampak berada di posisi yang baik untuk mempertahankan kinerja yang kuat, terutama mengingat permintaan yang terkait dengan sektor-sektor yang berhubungan dengan AI," kata Annabel Fiddes, associate director bidang ekonomi di S&P Global Market Intelligence.

Produksi meningkat untuk bulan kedelapan berturut-turut. Laju produksi hanya sedikit melambat dari rekor hampir 12 tahun pada bulan Juli dan merupakan yang tercepat kedua sejak Februari 2014, berkat kondisi pasar yang membaik, peluncuran produk baru, dan volume pekerjaan yang masuk lebih tinggi.

Pesanan ekspor Jepang juga meningkat dengan laju tercepat sejak awal tahun 2018 karena permintaan yang lebih kuat dari Amerika Utara, Asia Tenggara, dan China.

Produsen meningkatkan jumlah karyawan untuk bulan ke-21 berturut-turut, dan laju penciptaan lapangan kerja adalah yang tercepat sejak Februari 2018. 

Pekerjaan yang tertunda meningkat untuk bulan kedelapan berturut-turut, dengan laju akumulasi tercepat kedua sejak Februari 2014.

Tekanan biaya mereda untuk bulan kedua, dengan inflasi harga input melambat ke level terlemah sejak Maret. Inflasi harga jual juga melambat ke level terendah sejak April.

Namun, tekanan harga tetap tinggi secara historis, dengan biaya bahan baku dan minyak yang lebih tinggi akibat konflik di Timur Tengah, hambatan pasokan di sekitar Selat Hormuz, serta yen yang lemah, kata Fiddes.

Baca Juga: AS Bakal Ambil Alih Ladang Minyak Venezuela yang Dikelola Perusahaan China & Rusia

Perusahaan Jepang kini lebih optimis tentang prospek tahun depan, dengan kepercayaan meningkat ke level tertinggi enam bulan dan tetap di atas tren jangka panjang. 

Perusahaan juga mengaitkan sentimen positif tersebut dengan kondisi pasar yang lebih kuat, peluncuran produk baru, dan permintaan untuk semikonduktor dan teknologi terkait AI.


Video Terkait



TERBARU

[X]
×