kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Posisi Papandreou kian terjepit


Jumat, 04 November 2011 / 11:09 WIB
ILUSTRASI. Petugas melayani peserta BPJS, di Kantor BPJS Kesehatan, Proklamasi, Jakarta, Selasa (8/9/2020).


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

ATHENA. Posisi Perdana Menteri George Papandreou benar-benar terjepit saat ini. Saat ini, partai oposisi terbesar Yunani meminta agar pemerintahan transisi segera dibentuk. Hal ini kembali menyebabkan spekulasi digelarnya pemilu yang akan menunda penggelontoran bantuan untuk mencegah default.

Pimpinan partai oposisi Antonis Samaras menolak berbagi kekuasan dengan Papandreou dan meminta perdana menteri tersebut untuk mengundurkan diri. Sebelumnya, Papandreou, 59 tahun, mendapat kritikan dari dalam negeri dan internasional atas usulannya menggelar referendum atas bailout Eropa.

"Saya tidak pernah mengabaikan topik apa pun dari diskusi, termasuk posisi saya sendiri. Saya tidak terikat dengan hal apa pun. Saya ulangi, saya tidak tertarik untuk dipilih kembali namun hanya ingin menyelamatkan negara ini," jelas Papandreou di hadapan anggota parlemen kemarin malam.

Ketidakmampuan Papandreou untuk menyelesaikan kebuntuan politik kian menekan Yunani ke arah default. Hal ini sangat mungkin terjadi meskipun Papandreou sudah melepas opsi referendum.

Tingkat kepercayaan publik Yunani terhadap Papandreou sepertinya sudah kian menipis. Jika nanti sang Perdana Menteri mengalami kekalahan dalam voting, Presiden Karolos Papoulias dapat menggabungkan partai secara bersama-sama dan membentuk pemerintahan nasional di bawah pimpinan perdana menteri baru atau mengundang partai oposisi untuk membentuk pemerintahan. Di bawah undang-undang Yunani, pemilu bisa digelar dalam waktu tiga pekan.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×