kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.018   35,00   0,19%
  • IDX 6.196   -0,93   -0,01%
  • KOMPAS100 809   -2,02   -0,25%
  • LQ45 613   -1,32   -0,21%
  • ISSI 214   0,18   0,09%
  • IDX30 345   -0,95   -0,28%
  • IDXHIDIV20 427   -1,82   -0,42%
  • IDX80 92   -0,22   -0,24%
  • IDXV30 117   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 110   -0,51   -0,46%

Presiden baru janji ekonomi lebih merata


Jumat, 21 Desember 2012 / 07:43 WIB
ILUSTRASI. Pengunjung memindai kode QR melalui aplikasi Peduli Lindungi. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/08/09/2021


Sumber: Reuters | Editor: Uji Agung Santosa

SEOL. Park Geun-hye, Presiden Korea Selatan (Korsel) terpilih telah menyampaikan pidato pertamanya, Kamis (20/12) setelah memenangkan pemilu pada Rabu lalu. Dalam pidatonya, Park Geun-hye berjanji untuk lebih meningkatkan kesejahteraan sosial.   
Dia mengatakan, Korsel telah bangkit dari kehancuran akibat Perang Korea pada tahun 1950-1953, sehingga menjadi negara ekonomi terbesar ke-14 dunia. Namun, menurutnya, hasil dari pembangunan ekonomi tidak diterima masyarakat secara merata.


Seperti diketahui, pertumbuhan ekonomi Korsel mencapai rata-rata 5,5% selama beberapa dekade. Namun, pertumbuhan tersebut lebih didorong oleh beberapa perusahaan terbesar di dunia, seperti Samsung Electronics Co Ltd dan Hyundai Motor Co. Hanya saja, akibat krisis ekonomi global, pertumbuhan ekonomi Korsel tahun ini diperkirakan hanya sebesar 2%. "Ini akan menjadi beban pemerintah yang luar biasa," kata Yu Chang-seon, pengamat politik Korea.

 
Akibat pelambatan ekonomi, setiap tahun ratusan ribu lulusan universitas di Korsel mengeluh mengalami kesulitan mencari pekerjaan yang layak. Selain itu terjadi juga perbedaan pendapatan yang lebar. Selain masalah ekonomi, Park Geun-hye juga mengumumkan rencana bertemu pemimpin Korea Utara dan Jepang.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×