kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Presiden Duterte setuju untuk jadi calon wakil presiden dalam pemilihan 2022


Selasa, 24 Agustus 2021 / 15:15 WIB
Presiden Duterte setuju untuk jadi calon wakil presiden dalam pemilihan 2022
ILUSTRASI. Presiden Filipina Rodrigo Duterte memegang sebotol vaksin Sinovac, vaksin COVID-19 pertama yang tiba di negara itu, di Pangkalan Udara Villamor, Kota Pasay, Metro Manila, Filipina, Minggu (28/2/2021). REUTERS/Eloisa Lopez.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Go telah menjadi pembantu terdekat pria berusia 76 tahun itu sejak akhir 1990-an, ketika Duterte menjadi anggota kongres yang mewakili Kota Davao di Selatan Filipina.

"Saya masih tidak tertarik (di kursi kepresidenan)," kata Go, yang memimpin komite kesehatan senat, kepada Reuters. "Vaksin dulu, sebelum politik," tambahnya.

Duterte mengatakan, dia ingin melindungi dirinya dari kemungkinan tindakan hukum ketika dia meninggalkan kantor.

Itu mungkin termasuk kemungkinan penyelidikan oleh Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) untuk kejahatan terhadap kemanusiaan. 

Jaksa ICC telah meminta lampu hijau untuk meluncurkan penyelidikan formal atas pembunuhan yang dilakukan selama perang Duterte melawan narkoba.

Selanjutnya: Filipina memperpanjang larangan bepergian ke 10 negara hingga akhir Agustus 2021




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×