kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.080   20,00   0,11%
  • IDX 5.388   59,54   1,12%
  • KOMPAS100 697   10,48   1,53%
  • LQ45 545   8,81   1,64%
  • ISSI 183   1,92   1,06%
  • IDX30 305   4,36   1,45%
  • IDXHIDIV20 400   6,31   1,60%
  • IDX80 80   1,24   1,57%
  • IDXV30 111   1,31   1,20%
  • IDXQ30 101   1,89   1,91%

Presiden Jerman Kecam Kebijakan Luar Negeri AS Era Trump


Kamis, 08 Januari 2026 / 17:33 WIB
Presiden Jerman Kecam Kebijakan Luar Negeri AS Era Trump
ILUSTRASI. Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier melontarkan kritik keras terhadap kebijakan luar negeri Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump, (Jesco Denzel/BPA via REUTERS)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - BERLIN. Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier melontarkan kritik keras terhadap kebijakan luar negeri Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump, serta mengimbau dunia internasional agar tidak membiarkan tatanan global terjerumus menjadi sebuah “sarang perampok”, di mana pihak-pihak yang tidak bermoral mengambil apa pun yang mereka inginkan.

Dalam pernyataan yang tergolong tidak biasa karena ketegasannya, yang tampaknya merujuk pada sejumlah tindakan terbaru seperti penggulingan Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada akhir pekan lalu, mantan menteri luar negeri Jerman tersebut mengatakan bahwa demokrasi global tengah diserang dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Meski peran Presiden Jerman sebagian besar bersifat seremonial, pernyataan Steinmeier memiliki bobot politik tertentu. Selain itu, posisinya memberinya ruang yang lebih luas untuk menyampaikan pandangan dibandingkan politisi aktif lainnya.

Baca Juga: Trump Usulkan Anggaran Militer AS 2027 US$ 1,5 Triliun, Saham Pertahanan Melonjak

Dengan menggambarkan aneksasi Rusia atas Krimea serta invasi skala penuh ke Ukraina sebagai sebuah titik balik sejarah, Steinmeier menilai bahwa perilaku Amerika Serikat saat ini merupakan retakan sejarah besar kedua dalam tatanan dunia.

“Kemudian ada runtuhnya nilai-nilai oleh mitra terpenting kita, Amerika Serikat, yang justru turut membangun tatanan dunia ini,” ujar Steinmeier dalam sambutannya pada sebuah simposium pada Rabu malam.

“Ini tentang mencegah dunia berubah menjadi sarang perampok, di mana pihak-pihak paling tidak bermoral mengambil apa pun yang mereka inginkan, di mana kawasan atau bahkan seluruh negara diperlakukan sebagai milik segelintir kekuatan besar,” lanjutnya.

Steinmeier menegaskan bahwa intervensi aktif diperlukan dalam situasi yang mengancam, serta menyatakan bahwa negara-negara seperti Brasil dan India harus diyakinkan untuk ikut berperan dalam melindungi dan menjaga tatanan dunia.


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×