kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.753   44,00   0,25%
  • IDX 6.525   7,36   0,11%
  • KOMPAS100 852   3,39   0,40%
  • LQ45 644   2,00   0,31%
  • ISSI 229   -0,13   -0,06%
  • IDX30 360   1,47   0,41%
  • IDXHIDIV20 443   4,53   1,03%
  • IDX80 97   0,33   0,34%
  • IDXV30 124   2,23   1,83%
  • IDXQ30 115   0,70   0,62%

Presiden Xi Jinping Mendorong Pertumbuhan Sektor Jasa yang Ditopang Permintaan


Rabu, 08 April 2026 / 12:46 WIB
Presiden Xi Jinping Mendorong Pertumbuhan Sektor Jasa yang Ditopang Permintaan
ILUSTRASI. Presiden China Xi Jinping menyerukan pendekatan pertumbuhan sektor jasa yang didorong oleh permintaan. (David Himbert/Hans Lucas/via REUTERS)


Sumber: Xinhua,Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Presiden China Xi Jinping menyerukan pendekatan pertumbuhan sektor jasa yang didorong oleh permintaan yang dipadukan dengan reformasi dan pemberdayaan teknologi.

Berdasarkan laporan Kantor berita resmi Xinhua yang dilansir Reuters Rabu (8/4/2026), Presiden China Xi Jinping mengungkapkan, China akan memperluas dan meningkatkan sektor jasa, mengembangkan lebih banyak merek jasa China — dan mendorong jasa berorientasi produksi menuju spesialisasi dan posisi yang lebih tinggi dalam rantai nilai.

Dalam pengarahan untuk konferensi industri jasa nasional di Beijing, Xi mengungkapkan China akan menekankan pembangunan yang didorong oleh permintaan, mendorong terobosan reformasi, memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mendorong pertumbuhan, dan memperluas keterbukaan dan kerja sama.

Baca Juga: AS Turun Tangan di Selat Hormuz, Trump Klaim Kemenangan Total

China harus memperluas pasokan jasa yang ditingkatkan dan memperbaiki struktur konsumsinya sejalan dengan pergeseran demografis untuk memenuhi permintaan konsumen yang semakin beragam, kata Perdana Menteri Li Qiang pada pertemuan tersebut, menurut Xinhua. 

Ia menambahkan bahwa China harus mempercepat pertumbuhan layanan teknologi dengan mengarahkan penelitian dan pengembangan (R&D) serta desain ke arah spesialisasi yang lebih besar dan segmen dengan nilai tambah yang lebih tinggi.

Beijing telah memberi sinyal pergeseran kebijakan untuk fokus pada layanan tahun ini karena berupaya mengalihkan sebagian stimulus dari investasi yang terkadang boros pada transportasi, perumahan, dan infrastruktur industri ke area yang berpotensi lebih produktif.

Baca Juga: Yuan Sentuh Level Tertinggi Tiga Tahun Usai Kesepakatan AS dan Iran

Permintaan konsumen yang lemah telah menghambat perekonomian dan langkah-langkah Beijing sejauh ini belum mampu membalikkan keadaan. Konsumsi layanan per kapita adalah 46,1% pada tahun 2025, jauh di bawah 70% di AS.

Dalam rencana lima tahunan terbarunya, China berjanji untuk meningkatkan secara signifikan pangsa konsumsi rumah tangga dalam perekonomian selama lima tahun ke depan dari sekitar 40% saat ini, meskipun tidak menetapkan target spesifik.


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×