kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Presiden Xi Jinping Sebut China dan India Sebagai Tetangga, Sahabat, dan Mitra


Senin, 26 Januari 2026 / 10:29 WIB
Presiden Xi Jinping Sebut China dan India Sebagai Tetangga, Sahabat, dan Mitra
ILUSTRASI. Xi Jinping (KONTAN/MFA China)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - HONG KONG. Presiden China Xi Jinping menyatakan bahwa hubungan antara China dan India adalah tetangga yang baik, sahabat, dan mitra,saat menyampaikan ucapan selamat kepada Presiden India Droupadi Murmu dalam peringatan Hari Republik India, menurut laporan resmi Xinhua pada Senin (26/1/2026).

Xi mengatakan, sepanjang tahun lalu, hubungan China-India terus membaik dan berkembang, yang memiliki makna besar dalam menjaga dan mendorong perdamaian serta kemakmuran dunia, seperti dikutip Xinhua.

Presiden China menegaskan, menjadi tetangga yang baik, sahabat, dan mitra adalah pilihan yang tepat bagi kedua negara. 

Baca Juga: Xi Jinping Optimistis China Tembus Pertumbuhan 5% di 2025, Ini Tantangan Besarnya

Xi menggambarkan hubungan kedua negara sebagai naga dan gajah menari bersama, dan berharap kedua pihak dapat memperluas pertukaran, meningkatkan kerja sama, serta menangani kekhawatiran masing-masing untuk mendorong hubungan yang sehat dan stabil.

China dan India, sebagai negara tetangga di Asia dengan senjata nuklir, memiliki perbatasan sepanjang 3.800 km yang sebagian besar belum ditandai dengan jelas dan telah menjadi sengketa sejak 1950-an. 

Hubungan kedua negara sempat tegang setelah bentrokan pada 2020, yang menewaskan 20 tentara India dan empat tentara China dalam pertempuran jarak dekat, sehingga perbatasan Himalaya dijaga ketat oleh kedua pihak.

Baca Juga: Xi Jinping Janjikan Era Kemakmuran: Ekonomi China Tembus Rp300 Ribu Triliun

Hubungan mulai membaik pada tahun lalu melalui serangkaian kunjungan bilateral tingkat tinggi. 

Penerbangan langsung antara kedua negara kembali dibuka pada 2025, bersamaan dengan meningkatnya arus perdagangan dan investasi, terutama di tengah kebijakan luar negeri Amerika Serikat yang lebih konfrontatif.

Selanjutnya: Punya Pengendali Baru, Asri Karya Lestari (ASLI) Percepat Ekspansi Lini Konstruksi

Menarik Dibaca: Uniqlo Spring/Summer 2026 Cocok Jadi Rekomendasi Koleksi Fesyen Sehari-hari




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×