kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.504.000   16.000   0,64%
  • USD/IDR 16.746   39,00   0,23%
  • IDX 8.705   58,15   0,67%
  • KOMPAS100 1.200   6,86   0,57%
  • LQ45 849   2,09   0,25%
  • ISSI 312   3,80   1,23%
  • IDX30 437   -0,24   -0,05%
  • IDXHIDIV20 509   -1,03   -0,20%
  • IDX80 133   0,82   0,62%
  • IDXV30 139   0,07   0,05%
  • IDXQ30 140   -0,07   -0,05%

Xi Jinping Optimistis China Tembus Pertumbuhan 5% di 2025, Ini Tantangan Besarnya


Jumat, 02 Januari 2026 / 08:27 WIB
Xi Jinping Optimistis China Tembus Pertumbuhan 5% di 2025, Ini Tantangan Besarnya
ILUSTRASI. Presiden China Xi Jinping menyatakan perekonomian negaranya berada di jalur yang tepat untuk mencapai target pertumbuhan sekitar 5% pada 2025. (KONTAN/MFA China)


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Presiden China Xi Jinping menyatakan perekonomian negaranya berada di jalur yang tepat untuk mencapai target pertumbuhan sekitar 5% pada 2025. Ia menyebut 2025 sebagai tahun yang “luar biasa” bagi China.

Menurut Bloomberg yang mengutip kantor berita resmi Xinhua, Xi menyampaikan bahwa produk domestik bruto (PDB) China diperkirakan tumbuh sekitar 5% tahun ini. Pernyataan itu disampaikan dalam pertemuan tahunan lembaga penasihat politik tertinggi China.

“Perekonomian China terus melaju di bawah tekanan, bergerak menuju inovasi dan kualitas, serta menunjukkan ketahanan dan vitalitas yang kuat,” ujar Xi dalam pertemuan Konferensi Konsultatif Politik Rakyat China.

“Laju pertumbuhan diperkirakan mencapai sekitar 5%, dan tetap termasuk yang tertinggi di antara ekonomi besar dunia,” tambahnya.

Dalam pernyataan sebelumnya, Xi juga menyebut China telah mencapai target ekonomi dan pembangunan, meski tidak merinci target yang dimaksud.

Baca Juga: Taiwan Tegang, Roket China Jatuh di Zona Lautnya

Sepanjang 2025, ekonomi China dinilai tampil cukup solid. Lonjakan ekspor membantu menjaga pertumbuhan tanpa perlu stimulus besar tambahan. Industri manufaktur pun mulai naik kelas dengan memproduksi barang bernilai tambah lebih tinggi.

Namun, sejumlah tantangan masih membayangi. Investasi diperkirakan mengalami kontraksi tahunan pertama sejak 1998. Pertumbuhan penjualan ritel melambat ke level terburuk di luar masa pandemi, sementara harga rumah baru kembali turun pada November akibat krisis sektor properti.

Xi sebelumnya telah memberi sinyal bahwa pemerintah siap menerima pertumbuhan yang lebih lambat di beberapa wilayah. Ia bahkan menegaskan perlunya menindak proyek-proyek yang dianggap “ceroboh”, menandakan fokus pemerintah kini lebih menekankan kualitas pertumbuhan dibanding sekadar kecepatan.

Tonton: Xi Jinping Janjikan Era Kemakmuran: Ekonomi China Tembus Rp 300 Ribu Triliun

Kesimpulan

China optimistis mampu mempertahankan pertumbuhan ekonomi sekitar 5% pada 2025, ditopang kinerja ekspor dan transformasi industri. Namun di balik optimisme itu, tekanan struktural masih kuat, terutama dari sektor properti, investasi, dan konsumsi domestik yang melemah. Arah kebijakan Xi Jinping menunjukkan China kini lebih memilih pertumbuhan yang stabil dan berkualitas, meski harus mengorbankan laju pertumbuhan yang lebih cepat.

Selanjutnya: Bursa Asia Pasifik Dibuka Beragam di Awal 2026, Singapura Catat Pertumbuhan Kuat

Menarik Dibaca: Promo PHD Double Box Hemat, Paket 2 Pizza dengan 14 Pilihan Topping Mulai Rp 80.000




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×