Prevalensi Covid-19 di Inggris Capai rekor Tertinggi Saat Omicron Menyebar

Kamis, 23 Desember 2021 | 20:29 WIB Sumber: Reuters
Prevalensi Covid-19 di Inggris Capai rekor Tertinggi Saat Omicron Menyebar

ILUSTRASI. Penumpang berjalan di stasiun Waterloo saat terjadi aksi mogok pekerja kereta bawah tanah, di London, Inggris. REUTERS/Tom Nicholson

KONTAN.CO.ID - LONDON. Sekitar 1,2 juta orang di Inggris kemungkinan terinfeksi Covid-19 pekan lalu, mewakili 1 dari 45 populasi dan rekor pandemi baru ketika varian Omicron menyebar dengan cepat.

Mengutip Reuters, Kamis (23/12), data Kantor Statistik Nasional (Office for National Statistics/ONS) menyebutkan, London terkena dampak terburuk dengan perkiraan 1 dari 30 orang terinfeksi virus corona pekan lalu.

Dalam dua minggu sebelumnya, diperkirakan 1 dari 60 orang di Inggris terinfeksi. Catatan tersebut berasal dari Mei 2020, jadi tidak menutupi puncak gelombang awal pandemi.

Omicron kemungkinan merupakan varian dominan yang beredar di Inggris, menurut analisis tersebut.

Baca Juga: Penelitian Terbaru di Inggris: Tingkat Keparahan Omicron Lebih Ringan dari Delta

Pemodelan dari ONS menunjukkan Omicron, pada 16 Desember, telah menyamai varian Delta yang ada dalam hal persentase kasus positif di Inggris.

ONS mengatakan persentase kasus yang kompatibel dengan Omicron telah meningkat di semua wilayah selain timur laut.

Di Skotlandia, 1 dari 80 orang diperkirakan terinfeksi COVID-19, turun dari 1 dari 70 pada minggu sebelumnya.

Perkiraan untuk Wales dan Irlandia Utara tidak berubah pada 1 dalam 50 dan 1 dalam 55.

Inggris melaporkan lebih dari 100.000 kasus COVID-19 harian baru untuk pertama kalinya pada hari Rabu.

Penyebaran cepat Omicron telah mendorong lonjakan kasus dalam tujuh hari terakhir, dengan total meningkat 643.219, atau 59%, menurut data pemerintah.

Editor: Herlina Kartika Dewi

Terbaru