Produksi Mobil Toyota Naik 23% pada Oktober 2022

Selasa, 29 November 2022 | 13:54 WIB   Reporter: Diki Mardiansyah
Produksi Mobil Toyota Naik 23% pada Oktober 2022

ILUSTRASI. Toyota Motor Corp, melaporkan output secara global kendaraan Toyota naik 23% pada Oktober 2022.


KONTAN.CO.ID - TOKYO. Produsen mobil asal Jepang, Toyota Motor Corp, melaporkan output secara global kendaraan Toyota naik 23% pada Oktober 2022. Kenaikan produksi ini lantaran Toyota terus berusaha mengatasi kekurangan chip yang terus-menerus menjadi penghambat dalam memproduksi kendaraan.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (29/11), Toyota telah memproduksi 771.382 kendaraan secara global pada Oktober 2022 ini, melampaui target sebesar 750.000 unit dan naik 23% dari bulan sama di tahun 2021.

Meskipun naik 23% dari bulan yang sama di tahun 2021, pertumbuhan produksi melambat dari bulan sebelumnya. Pada September 2022, Toyota mencatat telah memproduksi lebih dari 887.000 mobil.

Reuters melaporkan, Toyota terus menghadapi gangguan rantai pasokan karena China yang sedang memerangi wabah Covid-19 yang kembali merebak secara nasional dan menerapkan pembatasan kebijakan Zero Covid.

Baca Juga: Toyota Terpaksa Pangkas Target Produksi Karena Kelangkaan Chip dan Laba yang Tipis

Toyota melaporkan pada Selasa (29/11), sedang menyesuaikan beberapa operasi di China karena pembatasan Covid-19.

Awal bulan November ini, Toyota telah memangkas target produksi tahunannya. Pemangkasan target ini lantaran Toyota sedang menghadapi lonjakan biaya material dan kekurangan chip yang terus-menerus menjadi penghambat produsen kendaraan.

Seorang eksekutif Toyota yang bertanggung jawab atas pembelian mengatakan, kekurangan chip otomotif global akan terus berlanjut, karena pembuat chip memprioritaskan pasokan barang elektronik.

Sementara bencana alam, pembatasan Covid-19, dan gangguan pabrik telah memperlambat pemulihan pasokan chip untuk memproduksi mobil.

Toyota berharap, dapat memproduksi 9,2 juta unit kendaraan pada tahun fiskal ini yang berakhir Maret 2023. Target ini turun dari perkiraan sebelumnya sebesar 9,7 juta unit kendaraan, akan tetapi masih di atas produksi tahun 2021 sekitar 8,6 juta unit kendaraan.

Baca Juga: Mazda Siapkan Investasi US$ 10,58 Miliar Untuk Kendaraan Listrik dan Produksi Baterai

Editor: Khomarul Hidayat

Terbaru