Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Data Ungkap Skala Perdagangan
Data Autostat menunjukkan impor dari China kini menjadi porsi yang semakin besar dari total kendaraan merek Barat atau Jepang yang terdaftar di Rusia, termasuk merek Korea Selatan.
Jumlah kendaraan merek asing yang diproduksi di China lebih dari dua kali lipat sejak 2023. Mobil-mobil ini kini menyumbang hampir setengah dari sekitar 130.000 kendaraan yang terjual di Rusia pada 2025 dari produsen negara pemberi sanksi. Sejak invasi Ukraina pada awal 2022, lebih dari 700.000 kendaraan dari merek-merek tersebut telah terjual di Rusia.
Data Autostat juga menunjukkan Toyota menjadi merek asing paling laku di Rusia setelah merek China. Namun Toyota menegaskan telah menghentikan pengiriman mobil ke Rusia sejak 2022. Mazda juga menyatakan hal serupa, dan mengatakan penjualan mobil barunya di Rusia terjadi melalui pihak ketiga di luar kendali perusahaan.
Pakar sanksi dari firma hukum Eropa, Sebastiaan Bennink, mengatakan produk yang dibatasi masih sering “bocor” ke Rusia meskipun industri sudah berupaya menutup celah.
“Ada begitu banyak cara untuk menghindari sanksi, sehingga hampir mustahil mencegah sebagian mobil masuk ke Rusia,” ujarnya.
Tonton: Purbaya Bakal Perbaiki Iklim Investasi, Otomatis Rupiah Menguat
Penjualan Mobil Asing Buatan China di Rusia Melonjak
Uni Eropa, Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Jepang memberlakukan sanksi otomotif serupa, termasuk larangan penjualan mobil di atas harga tertentu, mesin berkapasitas besar, serta seluruh kendaraan listrik dan hybrid. Produsen juga berjanji menghentikan atau membatasi bisnis mereka di Rusia.
Akibatnya, penjualan mobil dari negara-negara tersebut anjlok dari lebih dari satu juta unit pada 2021 menjadi sekitar seperdelapannya. Namun, penjualan mobil Jerman dan Jepang yang diproduksi di China justru meningkat, sebagian didorong oleh ekspor mobil bekas nol kilometer.
Data Autostat mencatat, sekitar 30.000 Toyota dibeli di Rusia tahun lalu, hampir 24.000 di antaranya diproduksi di China. Hampir 7.000 Mazda juga terjual, hampir semuanya buatan China. Mobil hybrid, terutama dari Toyota, termasuk yang paling diminati.












