kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.035   52,00   0,29%
  • IDX 6.186   -10,65   -0,17%
  • KOMPAS100 807   -4,25   -0,52%
  • LQ45 613   -2,23   -0,36%
  • ISSI 214   -0,32   -0,15%
  • IDX30 345   -1,11   -0,32%
  • IDXHIDIV20 427   -1,32   -0,31%
  • IDX80 92   -0,44   -0,48%
  • IDXV30 116   -0,47   -0,40%
  • IDXQ30 110   -0,53   -0,47%

Putin: Rusia tahu AS agak lebih unggul dari China dalam senjata hipersonik


Rabu, 01 Desember 2021 / 23:15 WIB


Sumber: TASS | Editor: S.S. Kurniawan

Putin juga mencatat peningkatan kebuntuan antara Barat dan China. Menurutnya, pembentukan kemitraan AUKUS (Australia, Inggris, dan AS) adalah contoh tindakan destabilisasi negara-negara Barat.

“Faktanya tetap bahwa persaingan ini meningkat, dan kadang-kadang menjijikkan,” tegas dia. 

“Contohnya, pembentukan pakta AUKUS, yang mencakup AS, Inggris, dan Australia. Ketika seseorang membentuk aliansi tertutup melawan seseorang, itu tidak membantu memperbaiki situasi di kawasan itu, itu meningkatkan ketegangan,” imbuhnya.

Putin juga menyatakan, sanksi Barat terhadap China tidak bisa dibenarkan.

“Mereka mengkhawatirkan saya dengan China sejak tahun 2000. Sejak itu, mereka yang menakut-nakuti saya, menjadi takut dan mulai mengubah kebijakan mereka terhadap China," ungkap dia.

"Itu sudah berubah, karenanya berbagai sanksi dan pembatasan, yang menurut saya, sama sekali tidak bisa dibenarkan. Maksud saya, mereka bertentangan dengan norma-norma hukum internasional,” ujar Putin.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×