Sumber: BBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
KONTAN.CO.ID - Putra taipan media asal Hong Kong, Jimmy Lai, menyebut hukuman 20 tahun penjara yang dijatuhkan otoritas China terhadap ayahnya sebagai vonis mati secara perlahan.
Mengutip BBC, Jimmy Lai (78 tahun), warga negara Inggris, dijatuhi hukuman 20 tahun pada Senin (9/2/2026) setelah dinyatakan bersalah atas pelanggaran undang-undang keamanan nasional Hong Kong. Vonis ini menjadi salah satu yang terberat sejak undang-undang kontroversial tersebut diberlakukan.
Lai dikenal sebagai salah satu pengkritik paling vokal Beijing. Ia menggunakan surat kabar pro-demokrasi Apple Daily, yang kini sudah tutup, sebagai sarana menyuarakan perlawanan terhadap kebijakan China. Lai selalu membantah semua tuduhan yang dialamatkan kepadanya.
Putranya, Sebastien Lai, mengatakan kepada BBC bahwa ayahnya dihukum karena “membela kebebasan Hong Kong”.
“Seorang pria yang telah berjuang untuk kebebasan dan demokrasi seharusnya juga mendapatkan kebebasan itu,” kata Sebastien.
Baca Juga: Kejar Deal Dagang dengan AS, Kilang India Mulai Berpaling dari Minyak Rusia
Tekanan dari Inggris dan AS
Pemerintah Inggris dan Amerika Serikat kembali mendesak China dan otoritas Hong Kong untuk membebaskan Jimmy Lai.
Menteri Luar Negeri Inggris, Yvette Cooper, menyatakan pemerintah Inggris akan “segera meningkatkan keterlibatan” dengan Beijing untuk mendorong pembebasan Lai atas dasar kemanusiaan.
Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menyebut vonis tersebut sebagai “keputusan yang tidak adil dan tragis”, serta menyerukan pemberian pembebasan kemanusiaan bagi Lai.
Menurut Rubio, kasus ini menunjukkan sejauh mana Beijing bersedia bertindak untuk membungkam pihak-pihak yang memperjuangkan kebebasan di Hong Kong.
Dampak UU Keamanan Nasional
Jimmy Lai dijerat dengan Undang-Undang Keamanan Nasional (National Security Law/NSL) yang diberlakukan China pada 2020, menyusul gelombang besar demonstrasi pro-demokrasi di Hong Kong pada 2019.
UU ini memperluas definisi kejahatan, termasuk tindakan yang dianggap sebagai separatisme, subversi, terorisme, dan kolusi dengan pihak asing. Aturan tersebut juga memungkinkan sebagian kasus diproses di pengadilan China daratan.
Pengadilan menyatakan Lai bersalah karena berkolusi dengan pihak asing dan menerbitkan materi yang dianggap subversif. Ia dinilai menggunakan Apple Daily untuk melobi pemerintah asing agar menjatuhkan sanksi terhadap Hong Kong dan China.
Baca Juga: Menang Telak, Ini Arti Kemenangan PM Jepang Terkait Hubungan Panas dengan China
Selama lima tahun terakhir, Lai ditahan dalam sel isolasi di penjara dengan tingkat keamanan maksimum. Putranya menyebut kondisi ini berdampak serius pada kesehatan ayahnya.
“Dia memiliki masalah jantung dan kehilangan sekitar 10 kilogram dalam setahun terakhir. Dengan kondisi ini, hukuman itu pada dasarnya adalah vonis mati,” kata Sebastien.
Isu Diplomatik Inggris–China
Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, mengatakan bahwa ia telah mengangkat isu pembebasan Jimmy Lai dalam pertemuannya dengan Presiden China Xi Jinping bulan lalu.
Namun, di saat yang sama, Inggris dan China juga mendorong normalisasi hubungan, termasuk kebijakan bebas visa 30 hari bagi warga negara Inggris dan penurunan pajak impor whisky Inggris.
Sebastien Lai menilai kasus ayahnya bisa menjadi cara “paling mudah” bagi China dan Hong Kong untuk memperbaiki hubungan dengan Barat.
Tonton: Prabowo Raih 79,9% Kepuasan, Mensesneg Ungkap Faktanya
Sementara itu, pemerintah China menegaskan bahwa proses hukum terhadap Jimmy Lai adalah “sah, legal, dan tidak dapat diperdebatkan”.
Selanjutnya: Regulator Temui MSCI, Pasar Masih Soroti Kebijakan Free Float
Menarik Dibaca: Bukan Cokelat, Berikan 8 Kado Valentine Paling Tak Terduga Ini
- Apple Daily
- Jimmy Lai
- kebebasan pers Hong Kong
- Undang-Undang Keamanan Nasional Hong Kong
- Vonis Jimmy Lai
- Taipan Media Hong Kong
- Hubungan Inggris China
- Hukuman Jimmy Lai
- UU Keamanan Nasional China
- Diplomasi AS China
- Sebastien Lai
- Kritikus Beijing
- Pelanggaran HAM Hong Kong
- Kebebasan Demokrasi Hong Kong













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)