kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45991,58   -19,63   -1.94%
  • EMAS957.000 -0,42%
  • RD.SAHAM -1.52%
  • RD.CAMPURAN -0.63%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.01%

Raja Malaysia umumkan keadaan darurat, untuk mengekang penyebaran Covid-19


Selasa, 12 Januari 2021 / 09:34 WIB
Raja Malaysia umumkan keadaan darurat, untuk mengekang penyebaran Covid-19
ILUSTRASI. Ilustrasi kerajaan Malaysia. REUTERS/Lim Huey Teng


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - KUALA LUMPUR. Raja Malaysia Al-Sultan Abdullah menyatakan keadaan darurat di seluruh negeri untuk mengekang penyebaran Covid-19, setelah menyetujui permintaan dari Perdana Menteri Muhyiddin Yassin.

Mengutip Reuters, Selasa (12/1), dalam sebuah pernyataan, Istana mengatakan keadaan darurat akan berlangsung hingga 1 Agustus atau lebih awal dari itu, tergantung pada apakah infeksi virus corona bisa dikendalikan.

Belum jelas bagaimana dampak keadaan darurat terhadap aktivitas sehari-hari, tetapi konstitusi mengizinkan parlemen untuk ditangguhkan selama perode itu, yang untuk saat ini dapat mengakhiri ketidakpastian politik yang dihadapi oleh Muhyiddin.

Muhyiddin berada dalam posisi genting sejak berkuasa pada Maret 2020 karena mayoritas tipis di parlemen. Beberapa mitra koalisi yang berkuasa memintanya untuk mundur dan menyerukan pemilihan awal.

Baca Juga: Kasus corona kian mengkhawatirkan, Malaysia terapkan Perintah Kontrol Gerakan

Istana mengatakan Muhyiddin meminta keadaan darurat sebagai tindakan proaktif untuk mengekang jumlah infeksi.

"Al-Sultan Abdullah berpendapat bahwa penyebaran Covid-19 berada pada tahap kritis dan perlu mengumumkan proklamasi darurat," kata istana.

Raja menolak permintaan serupa dari Muhyiddin pada bulan Oktober. Para pemimpin oposisi kemudian mengkritik permintaan itu sebagai langkah untuk mempertahankan kekuasaan.

Malaysia adalah monarki konstitusional di mana raja mengambil peran seremonial. Di bawah konstitusi, raja menjalankan tugasnya dengan nasihat perdana menteri dan kabinet. Ini juga memberinya hak untuk memutuskan apakah keadaan darurat harus diumumkan, berdasarkan ancaman terhadap keamanan, ekonomi atau ketertiban umum.

Muhyiddin dijadwalkan untuk memberikan pidato di televisi tentang keadaan darurat pada 0300 GMT.

Pada hari Senin, Muhyiddin mengumumkan larangan perjalanan nasional dan penguncian 14 hari di ibu kota Kuala Lumpur dan lima negara bagian, dengan mengatakan sistem perawatan kesehatan negara itu berada pada titik puncak.

Jumlah infeksi harian baru mencapai rekor tertinggi minggu lalu, menembus angka 3.000 untuk pertama kalinya. Total kasus virus corona melewati 138.000 pada hari Senin, dengan 555 kematian.

Selanjutnya: Kasus corona tembus 3.000, Malaysia catat rekor baru peningkatan harian tertinggi

 




TERBARU
Sukses Berkomunikasi dengan Berbagai Gaya Kepribadian Managing Procurement Economies of Scale Batch 7

[X]
×