kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.825   -17,00   -0,10%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Raja panggil Mahathir di tengah pertarungan dengan Anwar menjadi perdana menteri


Kamis, 27 Februari 2020 / 17:54 WIB
ILUSTRASI. A combination photo shows Malaysia's prime minister Mahathir Mohamad (L) and opposition leader Anwar Ibrahim in their offices in Malaysia on May 4, 2011 (L) and March 11, 2010.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Raja Malaysia juga telah bertemu dengan 222 anggota parlemen terpilih selama dua hari dalam upaya untuk mengakhiri krisis politik, yang terjadi ketika Malaysia tengah berjuang menghadapi ekonomi yang lesu sebagai dampak dari virus Corona baru.

Pengunduran diri Mahathir memecah belah koalisi dengan Anwar yang telah mencatat kemenangan mengejutkan dalam pemilihan pada tahun 2018, dan bukan bagian dari janji pra-pemilihan bahwa Mahathir pada akhirnya akan menyerahkan kekuasaan kepada Anwar.

Baca Juga: Anwar Ibrahim setia menanti keputusan raja Malaysia untuk jadi perdana menteri

Anwar mengatakan pada hari Rabu bahwa ia menentang pembentukan "pemerintah pintu belakang" dan bahwa tiga partai dari mantan koalisi yang berkuasa Pakatan Harapan telah mengusulkan namanya kepada raja sebagai calon perdana menteri.

"Kami menunggu keputusan raja," katanya dalam konferensi pers.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×