kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -20.000   -0,77%
  • USD/IDR 17.909   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.926   -10,17   -0,17%
  • KOMPAS100 765   -0,18   -0,02%
  • LQ45 589   -1,71   -0,29%
  • ISSI 206   -0,73   -0,35%
  • IDX30 328   -1,45   -0,44%
  • IDXHIDIV20 422   -0,98   -0,23%
  • IDX80 87   -0,08   -0,10%
  • IDXV30 116   -0,04   -0,04%
  • IDXQ30 108   -0,46   -0,42%

Ratusan ribu guru di Myanmar diskors karena mengikuti aksi anti kudeta militer


Senin, 24 Mei 2021 / 08:23 WIB
ILUSTRASI. Pendukung militer Myanmar membawa spanduk dan bendera saat unjuk rasa di Yangon, Myanmar, Kamis (25/2/2021).


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Kelompok mahasiswa yang aktif dalam unjuk rasa juga mengatakan mereka berencana untuk memboikot kelas.

"Saya hanya akan kembali ke sekolah jika kita mendapatkan kembali demokrasi," kata Lwin, seorang mahasiswa berusia 18 tahun yang aktif dalam protes.

Aksi mogok belajar ini diprediksi akan memperburuk kualitas pendidikan Myanmar yang saat ini memang sudah buruk. Survei global tahun lalu yang dikutip Reuters menempatkan Myanmar di posisi 92 dari 93 negara dalam kualitas pendidikan.

Di tangan Aung San Suu Kyi, yang telah memperjuangkan pendidikan, nyatanya pengeluaran di sektor pendidikan hanya di bawah 2% dari PDB negara. Jumlah itu salah satu tingkat terendah di dunia, menurut angka Bank Dunia.

Selanjutnya: Kekerasan di Myanmar harus dihentikan, ini 5 kesepakatan KTT ASEAN




TERBARU

[X]
×