kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.941   2,00   0,01%
  • IDX 6.344   -7,43   -0,12%
  • KOMPAS100 833   -2,31   -0,28%
  • LQ45 631   -3,13   -0,49%
  • ISSI 219   -0,63   -0,29%
  • IDX30 354   -1,64   -0,46%
  • IDXHIDIV20 433   -1,50   -0,35%
  • IDX80 95   -0,31   -0,33%
  • IDXV30 120   -0,41   -0,34%
  • IDXQ30 113   -0,60   -0,53%

Ratusan ribu guru di Myanmar diskors karena mengikuti aksi anti kudeta militer


Senin, 24 Mei 2021 / 08:23 WIB
ILUSTRASI. Pendukung militer Myanmar membawa spanduk dan bendera saat unjuk rasa di Yangon, Myanmar, Kamis (25/2/2021).


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Kelompok mahasiswa yang aktif dalam unjuk rasa juga mengatakan mereka berencana untuk memboikot kelas.

"Saya hanya akan kembali ke sekolah jika kita mendapatkan kembali demokrasi," kata Lwin, seorang mahasiswa berusia 18 tahun yang aktif dalam protes.

Aksi mogok belajar ini diprediksi akan memperburuk kualitas pendidikan Myanmar yang saat ini memang sudah buruk. Survei global tahun lalu yang dikutip Reuters menempatkan Myanmar di posisi 92 dari 93 negara dalam kualitas pendidikan.

Di tangan Aung San Suu Kyi, yang telah memperjuangkan pendidikan, nyatanya pengeluaran di sektor pendidikan hanya di bawah 2% dari PDB negara. Jumlah itu salah satu tingkat terendah di dunia, menurut angka Bank Dunia.

Selanjutnya: Kekerasan di Myanmar harus dihentikan, ini 5 kesepakatan KTT ASEAN




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×