kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Rencana peluncuran vaksin virus corona menyuntik pasar saham global


Senin, 07 Desember 2020 / 16:19 WIB
ILUSTRASI. Bursa saham Jepang.


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Tendi Mahadi

Aksi jual dimulai setelah Reuters secara eksklusif melaporkan bahwa AS sedang mempersiapkan sanksi terhadap setidaknya selusin pejabat China atas dugaan peran mereka dalam diskualifikasi Beijing terhadap legislator oposisi terpilih di Hong Kong.

Sentimen ini juga diperkuat oleh ancaman dari pemerintahan Trump yang akan menambahkan produsen minyak dan gas lepas pantai China ke dalam daftar sanksi, mengancam untuk melumpuhkan operasi internasionalnya.

Langkah itu dilakukan ketika pemerintahan Donald Trump terus menekan Beijing di minggu-minggu terakhirnya menjabat. Kyle Rodda, ahli strategi pasar di IG Markets di Melbourne melihat proses mundurnya Trump dari jabatannya akan menjadi perhatian pasar karena ia bakal mencari beberapa retribusi di China.

Baca Juga: Hari ini dalam sejarah: Pearl Harbor dibombardir Jepang

"Jadi berita ini berbicara tentang ketakutan itu,”kata Rodda dikutip Reuters, Senin (7/12). Namun, ia melihat bahwa fokus pasar masih akan meluas pada peluncuran vaksin dan stimulus fiskal AS. 

Analis JPMorgan dalam sebuah catatan memandang vaksin akan memutus hubungan antara mobilitas dan tingkat infeksi, memungkinkan pertumbuhan PDB global terkuat dalam lebih dari dua dekade. Ia memperkirakan pertumbuhan global akan mencapai 4,7% pada tahun 2021.

Namun, ekspektasi stimulus AS semakin meningkat setelah data penggajian yang lemah minggu lalu. Ekonomi AS menambahkan pekerja paling sedikit dalam enam bulan di bulan November, dengan nonfarm payrolls meningkat 245.000 pekerjaan bulan lalu, jauh lebih rendah dari ekspektasi untuk kenaikan 469.000.

Selanjutnya: Korut punya fasilitas karantina Covid-19 rahasia, 50.000 orang diprediksi sudah tewas




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×