kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.689.000   -24.000   -0,88%
  • USD/IDR 18.012   53,00   0,30%
  • IDX 5.886   -16,34   -0,28%
  • KOMPAS100 775   -7,40   -0,95%
  • LQ45 587   -2,64   -0,45%
  • ISSI 201   -0,63   -0,31%
  • IDX30 334   -0,77   -0,23%
  • IDXHIDIV20 414   0,55   0,13%
  • IDX80 88   -0,64   -0,72%
  • IDXV30 110   -0,60   -0,54%
  • IDXQ30 108   0,47   0,44%

Rial Iran Anjlok ke Rekor Terendah, Tembus 1,81 Juta per Dolar AS


Rabu, 29 April 2026 / 18:19 WIB
Rial Iran Anjlok ke Rekor Terendah, Tembus 1,81 Juta per Dolar AS
ILUSTRASI. Mata uang Iran mencatat rekor terendah terhadap dolar AS. Pelemahan 15% ini picu kekhawatiran, simak analisis dampaknya bagi pasar. (WANA via REUTERS/Majid Asgaripour)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Nilai tukar mata uang Iran, rial, kembali tertekan dan mencatatkan rekor terendah terhadap dolar Amerika Serikat pada Rabu (29/4). Media Iranian Student News Agency melaporkan bahwa kurs rial menyentuh level 1.810.000 per dolar AS, mencerminkan penurunan tajam dalam waktu singkat.

Pelemahan ini menandai penurunan sekitar 15% hanya dalam dua hari terakhir, setelah sebelumnya pasar valuta asing bebas di Iran relatif stabil selama beberapa pekan.

Tekanan terhadap rial didorong oleh meningkatnya permintaan terhadap mata uang asing. Investor dan pelaku pasar disebut beralih ke mata uang yang dianggap lebih stabil, seperti euro dan dirham Uni Emirat Arab, di tengah ketidakpastian ekonomi domestik.

Baca Juga: Trump Tekan Iran Segera Teken Kesepakatan, AS Siap Perpanjang Blokade Pelabuhan

Sejumlah situs pemantau nilai tukar di Iran juga menunjukkan variasi kurs yang cukup lebar, berkisar antara 1.760.000 hingga 1.810.000 rial per dolar AS. Fluktuasi ini mencerminkan tingginya volatilitas di pasar valuta asing Iran.

Analis menilai, lonjakan permintaan terhadap mata uang asing menjadi sinyal meningkatnya kekhawatiran pelaku pasar terhadap prospek ekonomi Iran, terutama di tengah tekanan eksternal dan dinamika geopolitik yang masih berlangsung.




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×