kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.085.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.809   26,00   0,15%
  • IDX 8.235   0,22   0,00%
  • KOMPAS100 1.156   -1,44   -0,12%
  • LQ45 834   -3,53   -0,42%
  • ISSI 293   0,28   0,09%
  • IDX30 440   -3,60   -0,81%
  • IDXHIDIV20 527   -6,48   -1,22%
  • IDX80 129   -0,27   -0,21%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,87%
  • IDXQ30 141   -1,73   -1,21%

Rothchild akhirnya rujuk kembali dengan Bakrie


Jumat, 13 Januari 2012 / 23:24 WIB
Rothchild akhirnya rujuk kembali dengan Bakrie
ILUSTRASI. Petugas mengisi daya mobil listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Pertamina di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Kamis (17/12/2020). Tribunnews/Jeprima


Reporter: Djumyati Partawidjaja | Editor: Djumyati P.

LONDON. Nathaniel Rothchild, miliarder pendiri produsen batubara Bumi Plc, mengaku sudah kembali rujuk dengan Keluarga Bakrie setelah mereka sepakat untuk penjadwalan pembayaran utang di 2012. Sebelumnya Nathaniel yang biasa juga dipanggil Nat memang sempat berseteru dengan Keluarga Bakrie yang juga pemegang saham terbesar di perusahaannya karena masalah utang piutang perusahaan.

Nat dan Indra Bakrie Chairman yang juga chairman perusahaan yang listing di London itu, bertemu di Singapura bulan lalu untuk menyelesaikan perseteruan mereka. Nat memulai perseteruan itu sampai terbuka di muka publik pada 8 November 2011, saat ia mengirimkan surat kepada Ari Hudaya CEO Bumi PLC yang juga CEO PT Bumi Resources Tbk.

"Indra dan saya sudah mengadakan pertemuan yang sangat konstruktif," tutur mantan co-chairman Atticus Capital LLC hedge fund di New York dan juga satu-satunya anak Jacob Rothchild pemain di pasar finansial terkenal di Inggris kepada Bloomberg lewat email. “Saya gembira partnership kami kembali ke jalan yang benar. Kami mengklarifikasi sejumlah isu dan kami benar-benar sudah sejalan untuk melangkah maju,” tambahnya.

Sebelumnya Nat sempat mengumpulkan dana £ 707,2 juta di tahun 2010 pada saat IPO Vallar Plc yang kemudian namanya berubah menjadi Bumi Plc setelah melakukan transaksi US$ 3 miliar melibatkan Bakrie Group di November 2010.




TERBARU

[X]
×