Rumor Putri Kim Jong Un sebagai Pemimpin Korut Selanjutnya Kian Santer, Ini Sebabnya

Senin, 28 November 2022 | 05:06 WIB   Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie
Rumor Putri Kim Jong Un sebagai Pemimpin Korut Selanjutnya Kian Santer, Ini Sebabnya

ILUSTRASI. Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un telah muncul di depan umum dengan putrinya untuk kedua kalinya. KCNA via REUTERS 


KONTAN.CO.ID - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un telah muncul di depan umum dengan putrinya untuk kedua kalinya. Hal ini tampak saat keduanya berfoto dengan tentara, ilmuwan, dan lainnya yang terlibat dalam peluncuran rudal Hwasong-17 bulan ini.

Melansir Sky News, media pemerintah Korea Utara KCNA melaporkan, Kim dan putrinya dikelilingi dengan kerumunan yang penuh dengan semangat dan kebahagiaan saat mereka menyatakan "kemuliaan tertinggi dan penghormatan yang kuat untuknya".

Kim dikutip mengatakan: "Ini adalah kebenaran yang diajarkan oleh sejarah bahwa hanya ketika kita menjadi yang terkuat - bukan yang lemah - di dunia saat ini di mana kekuatan dalam pertikaian hanya menentukan kemenangan, dapatkah kita mempertahankan masa kini dan masa depan negara dan bangsa."

Dia juga mengatakan bahwa para ilmuwan dan teknisi harus melakukan perjuangan mati-matian. Dengan demikian bisa memperluas dan memperkuat pencegah perang nuklir negara dengan kecepatan yang luar biasa cepat.

Foto-foto tersebut tidak diberi tanggal, tetapi dirilis oleh pemerintah Korea Utara pada Sabtu (26/11/2022) malam.

Wartawan independen tidak diberi akses ke acara tersebut, yang digambarkan oleh KCNA sebagai "sesi foto".

Baca Juga: Kim Jong Un: Korea Utara Bermimpi Memiliki Kekuatan Nuklir Terkuat di Dunia

Hwasong-17 adalah rudal balistik antarbenua Korea Utara yang paling kuat, dan telah diuji awal bulan ini. Beberapa ahli mengatakan, rudal tersebut berpotensi menyerang di mana saja di daratan AS.

Kim mengatakan bahwa ICBM adalah senjata yang dapat diandalkan dan berkapasitas maksimum untuk menahan ancaman militer AS.

Pada waktu itu, sang putri telah menyaksikan uji coba ICBM bersamanya. Ini merupakan penampilan pertamanya di depan umum.

Penampilan keduanya telah menimbulkan spekulasi bahwa dia bisa menjadi penerus kepemimpinan Kim Jong Un. Akan tetapi para analis mengatakan itu akan menjadi perjuangan berat yang belum pernah terjadi sebelumnya di dinasti Korea Utara yang didominasi laki-laki.

KCNA belum mengidentifikasinya nama putri Kim, dan  memanggilnya "putri tercinta". Akan tetapi, para ahli percaya dia adalah Ju Ae, yang diperkirakan berusia antara 12 dan 13 tahun. Namun beberapa orang mengira dia bisa berusia sembilan tahun.

Kim diyakini memiliki sebanyak tiga anak, dua perempuan dan satu laki-laki. 

Namun, dengan menunjukkan Ju Ae kepada dunia sebanyak dua kali dalam hitungan hari, ia telah menunjukkan bahwa dia bisa menjadi penerus atau dilatih untuk posisi kepemimpinan.

The Hill melaporkan, Kim belum secara terbuka mengumumkan calon penggantinya saat pemerintahannya berakhir. 

Baca Juga: Adik Perempuan Kim Jong Un Ancam AS, Ini Katanya

Laporan media secara luas berspekulasi siapa yang bisa menggantikan Kim saat dia menghilang dari pandangan publik pada tahun 2020. Pada saat itu, beredar desas-desus tentang kesehatannya. 

Banyak yang mengindikasikan bahwa adik perempuan Kim, Kim Yo Jong, akan menjadi pemimpin jika dia tidak dapat melanjutkan kepemimpinannya. 

Namun, Kim akhirnya muncul kembali dan melanjutkan pemerintahan 10 tahunnya yang dimulai setelah kematian ayahnya, Kim Jong Il, pada tahun 2011.

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru