kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45741,05   -1,33   -0.18%
  • EMAS1.016.000 0,20%
  • RD.SAHAM -0.24%
  • RD.CAMPURAN -0.15%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.06%

Rusia: Kebijakan AS soal TikTok contoh mengerikan dari persaingan ekonomi


Senin, 10 Agustus 2020 / 08:26 WIB
Rusia: Kebijakan AS soal TikTok contoh mengerikan dari persaingan ekonomi
ILUSTRASI. Aplikasi TikTok mendapat perhatian serius dari pemerintah AS karena dituding mengumpulkan informasi pengguna untuk diserahkan kepada pemerintah China.

Sumber: Xinhua | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - MOSCOW. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova pada Sabtu (8/8/2020) mengatakan, upaya AS untuk menekan aplikasi berbagi video pendek populer TikTok adalah contoh "mengerikan" dari persaingan ekonomi yang tidak adil untuk dominasi AS di ruang informasi internasional.

"Tindakan otoritas AS bertentangan dengan prinsip dasar ekonomi pasar bebas dan melanggar aturan Organisasi Perdagangan Dunia," kata Zakharova dalam komentar yang diposting di situs kementerian luar negeri Rusia seperti yang dilansir Xinhua.

Baca Juga: Microsoft bakal beli layanan TikTok di AS, Australia, Kanada dan Selandia Baru

Seperti yang diketahui, Presiden AS Donald Trump pada hari Kamis mengeluarkan perintah eksekutif yang melarang transaksi AS dengan perusahaan teknologi China ByteDance, pemilik TikTok, dimulai 45 hari sejak saat itu.

Washington juga mengancam akan melarang bisnis TikTok di Amerika Serikat jika tidak dijual ke perusahaan AS sebelum 15 September.

Baca Juga: Twitter menyatakan minatnya untuk membeli aplikasi China TikTok

Menurut Zakharova, mengutip Xinhua, pembatasan ini telah melanggar berbagai kewajiban internasional Washington untuk memastikan distribusi informasi yang bebas dan luas, pilihan bebas sumbernya, dan untuk mendorong kerja sama di bidang ini.

Dia mengatakan bahwa Moskow meminta Washington untuk mempertimbangkan kembali metodenya untuk melestarikan monopoli raksasa IT AS di jejaring sosial internasional dan memastikan mereka memenuhi nilai-nilai yang diterima secara umum dan norma hukum internasional.

Baca Juga: Aplikasi akan dilarang di AS, TikTok siapkan antisipasi bagi para pengiklan

"Kami berharap struktur internasional khusus dan organisasi hak asasi manusia akan bereaksi dengan tepat dan memberikan penilaian yang tidak memihak atas tindakan ini," tambahnya.



TERBARU

[X]
×