kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 18.185   38,00   0,21%
  • IDX 5.266   -106,96   -1,99%
  • KOMPAS100 682   -13,68   -1,97%
  • LQ45 533   -9,14   -1,69%
  • ISSI 179   -4,42   -2,41%
  • IDX30 300   -4,55   -1,49%
  • IDXHIDIV20 399   -1,83   -0,46%
  • IDX80 79   -1,55   -1,93%
  • IDXV30 111   -0,19   -0,17%
  • IDXQ30 101   -0,86   -0,84%

Rusia Kirim Sinyal Kuat: Kami Tidak Menginginkan Perang dengan Ukraina


Jumat, 28 Januari 2022 / 19:12 WIB
ILUSTRASI. Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menyapa Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov di Jenewa, Swiss, 21 Januari 2022. Rusia tidak menginginkan perang dengan Ukraina. Alex Brandon/Pool via REUTERS.


Sumber: Al Jazeera,Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Pemimpin Belarusia Alexander Lukashenko, sekutu dekat Rusia mengatakan pada Jumat (28/1), negaranya sama sekali tidak tertarik pada perang dan konflik akan pecah hanya jika Belarusia atau Rusia diserang secara langsung.

Sebelumnya, Gedung Putih mengatakan, Presiden AS Joe Biden telah memperingatkan Presiden Ukraina soal ada “kemungkinan yang berbeda” bahwa Rusia bisa mengambil tindakan militer terhadap Ukraina pada Februari.

Menurut Gedung Putih, peringatan itu Biden sampaikan kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy melalui sambungan telepon.

"Presiden Biden mengatakan, ada kemungkinan yang berbeda bahwa Rusia bisa menginvasi Ukraina pada Februari," kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih Emily Horne, Kamis (27/1), seperti dilansir Al Jazeera.

"Dia (Biden) telah mengatakan ini secara terbuka, dan kami telah memperingatkan tentang ini selama berbulan-bulan," ungkapnya.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×