kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Rusia: Pengiriman massal vaksin virus corona paling cepat November


Rabu, 09 September 2020 / 00:00 WIB
Rusia: Pengiriman massal vaksin virus corona paling cepat November


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - ARKHANGELSK. Menteri Kesehatan Rusia Mikhail Murashko mengatakan, pengiriman massal vaksin virus corona akan bergulir mulai November atau Desember tahun ini.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan Rusia menyebutkan, gelombang pertama dari vaksin Sputnik V yang sudah meluncur bulan lalu untuk sirkulasi sipil.

Sirkulasi sipi berarti inokulasi orang-orang dari kelompok berisiko, seperti guru dan petugas kesehatan, yang akan dilakukan bersamaan dengan uji klinis pasca registrasi vaksin Sputnik V.

"Vaksin virus corona dalam format massal akan mulai diberikan paling cepat November atau Desember," kata Murashko, Selasa (8/9), saat kunjungan kerja ke Arkhangelsk seperti dikutip kantor berita TASS.

Baca Juga: Di pameran perdagangan, China untuk pertama kali pamerkan vaksin corona

Pada 11 Agustus lalu, Rusia menjadi yang pertama yang mendaftarkan vaksin virus corona bertajuk Sputnik V. Vaksin ini dikembangkan oleh Gamaleya National Research Center yang berbasis di Moskow. 

Di 15 Agustus, Kementerian Kesehatan mengumumkan peluncuran produksi vaksin Sputnik V. Dan pada 8 September, gelombang pertama vaksin meluncur untuk sirkulasi sipil.

Selanjutnya: WHO: Kami tak punya sinyal jelas, apakah vaksin corona yang sedang uji klinis manjur




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×