kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.090   -20,00   -0,11%
  • IDX 6.051   11,64   0,19%
  • KOMPAS100 791   2,72   0,35%
  • LQ45 601   1,94   0,32%
  • ISSI 210   -0,01   0,00%
  • IDX30 339   0,64   0,19%
  • IDXHIDIV20 423   1,08   0,26%
  • IDX80 90   0,23   0,26%
  • IDXV30 116   0,08   0,07%
  • IDXQ30 109   0,23   0,21%

Saham Apple tertekan peluncuran iPhone terbaru


Kamis, 12 September 2013 / 14:31 WIB
ILUSTRASI. Berikut tips mudah yang bisa dilakukan untuk membersihkan rumah menjelang lebaran.


Reporter: Dyah Megasari |

NEW YORK. Saham Apple jatuh lebih dari 5% selepas perusahaan teknologi tersebut memperkenalkan produk iPhone terbaru.

Investor tampaknya khawatir bahwa produk ini bakal gagal menaikkan pangsa pasar di negara-negara berkembang. Selasa (10/9) kemarin, Apple meluncurkan dua model, iPhone 5S dan ponsel yang lebih murah iPhone 5C.

Namun iPhone 5C dengan kemampuan simpan 16GB dijual dengan harga US$740 atau sekitar Rp8 juta, harga yang menurut analis masih terlalu mahal untuk dijual di negara-negara berkembang.

Apple sulit menaikkan pangsa pasar di wilayah tersebut karena didominasi oleh perusahaan-perusahaan seperti Samsung dan Huawei.

"Investor kecewa ketika harga Apple tidak cukup rendah untuk menarik pasar baru," kata Mark Luschini, kepala strategi investasi di Janney Montgomery Scott.

"Itu tidak memiliki kisaran harga yang sama dengan para pesaing Apple," tambahnya.

Harga tetap mahal

Saham Apple ditutup pada US$ 467,7 pada Rabu (11/09), turun sebesar 5,4%. Apple memang sukses di pasar negara-negara maju dengan model iPhone.

Namun, perusahaan ini tidak mampu mengulangi kesuksesan itu di negara ekonomi berkembang seperti China dan India, alasannya karena harga yang relatif mahal.

Satu faktor lagi tidak seperti negara maju, banyak operator telepon tidak menyubsidi harga ponsel sehingga harganya tidak turun.

Ini membuat ponsel yang lebih murah menjadi pilihan bagi konsumen. Banyak yang berharap, Apple akan meluncurkan ponsel berharga murah untuk menggoda calon pembeli ini.

"Pertanyaan sebenarnya adalah apakah Apple betul-betul berencana untuk terjun ke pasar ini atau memang hanya ingin berada di pasar ponsel mahal saja," kata Walter Piecyk, analis di BTIG Research.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×