kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.803   -27,00   -0,16%
  • IDX 8.199   67,68   0,83%
  • KOMPAS100 1.155   9,45   0,82%
  • LQ45 833   3,36   0,41%
  • ISSI 292   3,97   1,38%
  • IDX30 432   1,02   0,24%
  • IDXHIDIV20 517   -1,63   -0,31%
  • IDX80 129   1,01   0,78%
  • IDXV30 142   0,42   0,29%
  • IDXQ30 140   -0,40   -0,28%

Saham Netflix merosot seiring pelonggaran pembatasan sosial


Rabu, 21 April 2021 / 12:55 WIB
Saham Netflix merosot seiring pelonggaran pembatasan sosial
ILUSTRASI. Pendorong penurunan saham Netflix adalah minimnya pelanggan baru yang datang awal tahun ini.


Sumber: Bloomberg | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Pandemi Covid-19 membuat layanan streaming film Netflix semakin populer. Sayangnya, sejak pembatasan sosial mulai melonggar tahun ini, saham Netflix berangsur turun.

Melansir Bloomberg, saham Netflix turun hingga 13% pada Selasa (20/4). Pelonggaran aturan pembatasan sosial di banyak negara diduga menjadi pemicunya.

Harga saham Netflix turun ke posisi US$ 480, level terendah di 2021. 

Pada kuartal pertama 2021, Netflix hanya mendapat 3,98 juta pelanggan baru. Jumlah tersebut meleset sangat jauh dari perkiraan Wall Street yang ada di angka 6,29 juta. Netflix memprediksikan, ada 6 juta pelanggan pada kuartal pertama.

Baca Juga: Harga CPO menguat, begini rekomendasi saham-saham CPO

Memasuki kuartal keempat tahun ini, Netflix memproyeksikan, bisa mendapat 1 juta pelanggan baru lagi. Jumlah itu jauh lebih kecil dari prediksi kebanyakan analis yang mematok angka 4,44 juta.

Penurunan jumlah pelanggan ini rupanya telah diprediksi sejak lama oleh Netflix. Berbulan-bulan lalu, Netflix menduga, pertumbuhan pelanggan akan melambat setelah mulai banyak orang yang beraktivitas di luar.

Minimnya judul baru hingga munculnya pesaing baru

Data awal tahun ini berbanding sangat jauh dengan kuartal pertama tahun lalu saat pandemi baru saja dimulai. Pada periode itu, Netflix mencatat jumlah tertinggi sepanjang sejarah perusahaan, dengan 15,8 juta pelanggan baru.

Tren positif masih dirasakan setidaknya hingga kuartal keempat 2020, sebelum program vaksin meluas dan pembatasan sosial dilonggarkan.

Sebaliknya, kuartal pertama tahun ini menandai capaian terburuk Netflix sejak 2013, di mana saat itu Netflix hanya mendapat 3 juta pelanggan baru.

Baca Juga: Harga minyak mentah turun untuk hari kedua, dipicu lonjakan Covid-19 di India




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×