Sumber: Reuters | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - Estee Lauder menggugat Walmart di pengadilan federal California pada hari Senin (9/2), menuduh raksasa ritel tersebut menjual produk tiruan dari merek parfum dan perawatan kulit Estee Lauder, termasuk Clinique, Tom Ford, dan Le Labo.
Estee Lauder mengatakan dalam gugatan tersebut bahwa Walmart menjual produk palsu melalui situs webnya dengan merek yang identik dengan parfum Tom Ford dan Le Labo, krim kulit Clinique dan La Mer, serta sikat rambut Aveda.
Perusahaan kosmetik tersebut meminta sejumlah ganti rugi yang tidak ditentukan dan perintah pengadilan untuk melarang Walmart menjual produk palsu tersebut.
Baca Juga: Harta 50 Orang Terkaya Australia Tembus US$ 254 Miliar di Tengah Gejolak Global
Juru bicara Walmart tidak segera menanggapi permintaan komentar pada hari Selasa (10/2).
Juru bicara dan pengacara Estee Lauder juga tidak menanggapi permintaan komentar.
Bisnis parfum Estee Lauder yang berbasis di New York telah berkembang seiring dengan meningkatnya minat konsumen Gen Z terhadap merek-merek seperti Le Labo dan Tom Ford.
Gugatan mereka menyatakan bahwa Walmart "hanya melakukan sedikit upaya untuk memastikan bahwa hanya produk resmi dan asli yang tersedia" melalui situs webnya, yang menyebabkan mereka menjual produk tiruan yang kemungkinan besar akan menimbulkan kebingungan konsumen.
Ekspansi platform e-commerce Walmart yang berbasis di Bentonville, Arkansas, membantunya menjadi peritel pertama yang mencapai nilai pasar US$1 triliun pada awal bulan ini.
Gugatan Estee Lauder terhadap Walmart termasuk pelanggaran merek dagang, pemalsuan, dan penunjukan asal yang salah atas produk palsu yang diduga tersebut.
Baca Juga: Ramaphosa Telepon Putin, Afrika Selatan Dukung Penyelesaian Konflik Rusia-Ukraina













