kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.085.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.809   26,00   0,15%
  • IDX 8.235   0,22   0,00%
  • KOMPAS100 1.156   -1,44   -0,12%
  • LQ45 834   -3,53   -0,42%
  • ISSI 293   0,28   0,09%
  • IDX30 440   -3,60   -0,81%
  • IDXHIDIV20 527   -6,48   -1,22%
  • IDX80 129   -0,27   -0,21%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,87%
  • IDXQ30 141   -1,73   -1,21%

Saham Starbucks terjungkal


Jumat, 27 Juli 2012 / 11:23 WIB
Saham Starbucks terjungkal
ILUSTRASI. Foto udara permukiman kota Jakarta, Minggu (12/4/2020). Cuaca hari ini di Jabodetabek cerah berawan hingga hujan sedang, menurut ramalan BMKG.


Reporter: Zaskia Paramitha, CNN | Editor: Asnil Amri

NEW YORK. Saham Starbucks anjlok setelah pendapatan perusahaan café kopi itu berada di bawah ekspektasi Wall Street. Kedai kopi yang bermarkas di Seattle, Amerika Serikat itu hanya memperoleh harga saham senilai 43 sen per lembar pada kuartal yang berakhir tanggal 1 Juli lalu, atau turun 2 sen dari ekspektasi para analis.

Memang, pendapatan Starbucks naik 13% menjadi US$ 3,3 miliar, namun kenaikan pendapatan itu dibawah proyeksi dari para analis. Hasil yang mengecewakan itulah yang membuat kinerja saham Starbucks terjungkal lebih dari 10%.

Saat ini, Starbucks memiliki target harga saham menjadi 44 sampai 45 sen per lembar pada kuartal keempat dan US$ 2,04 sampai US$ 2,14 per lembar untuk tahun ini.

“Kami sedang menghadapi kondisi ekonomi global yang signifikan dan tantangan konsumen,” ujar CEO Starbucks Howard Schultz pada konferensi dengan para analis kemarin (26/7).

Untuk mengejar pendapatannya, Starbucks berniat untuk mengurangi kegiatan bisnisnya di Eropa. “Kami sedang mengkaji portofolio secara menyeluruh, tampaknya kami akan menutup beberapa kedai di Eropa pada kuartal berikutnya, dimulai pada kuartal keempat,” kata CFO Starbucks Troy Alstead.

Perlu diketahui, kedai kopi yang sudah mendunia itu berencana membuka 1.200 kedai baru tahun 2013, sebagian besar ada di Amerika Serikat dan China.




TERBARU
Kontan Academy
Procurement Strategies for Competitive Advantage (PSCA) AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×